KIP Kuliah UIN Bandung Buka Pendaftaran, Ini 16 Berkas yang Bisa Menentukan Kelolosan

AKURAT JAKARTA - Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bukan hanya soal mengisi formulir pendaftaran.
Calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung harus menyiapkan sejumlah dokumen untuk menunjukkan identitas, prestasi hingga kondisi ekonomi keluarganya.
Kesempatan tersebut kembali dibuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui program KIP Kuliah 2026 untuk mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 yang memenuhi ketentuan.
Pendaftaran berlangsung mulai 26 Agustus hingga 13 September 2026.
Khusus pengisian formulir, batas akhirnya adalah 13 September 2026 pukul 23.59 WIB.
Namun, calon peserta sebaiknya tidak menunggu mendekati tenggat untuk mulai mempersiapkan persyaratan.
Sebab, ada 16 jenis dokumen yang perlu diperhatikan dalam proses pendaftaran dan seleksi.
Dokumen yang diminta menggambarkan bahwa proses seleksi tidak hanya melihat status mahasiswa sebagai penerima bantuan pendidikan.
Kondisi keluarga dan keadaan ekonomi calon penerima juga menjadi bagian dari informasi yang harus disiapkan.
Dari sisi identitas, calon peserta perlu menyiapkan fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua serta fotokopi Kartu Keluarga.
Peserta juga diminta melampirkan fotokopi Kartu KIP atau kartu sejenis, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan desil sesuai ketentuan.
Untuk kebutuhan akademik, terdapat sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan.
Di antaranya pas foto berwarna ukuran 3×4, fotokopi nilai rapor semester 1 sampai 6 yang telah dilegalisir, serta ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Bukti prestasi akademik maupun nonakademik juga dapat menjadi bagian dari kelengkapan pendaftaran.
Yang menarik, dokumen yang diminta juga masuk ke aspek kondisi ekonomi keluarga secara lebih rinci.
Calon penerima perlu menyiapkan bukti pembayaran listrik serta surat keterangan penghasilan atau slip gaji kedua orang tua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







