Jakarta

KIP Kuliah UIN Bandung Buka Pendaftaran, Ini 16 Berkas yang Bisa Menentukan Kelolosan

Anggerhana Denni Rahmawati | 31 Agustus 2026, 11:00 WIB
KIP Kuliah UIN Bandung Buka Pendaftaran, Ini 16 Berkas yang Bisa Menentukan Kelolosan
Pendaftaran KIP kuliah UIN Bandung dimulai. - LinkedIn

AKURAT JAKARTA - Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bukan hanya soal mengisi formulir pendaftaran.

Calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung harus menyiapkan sejumlah dokumen untuk menunjukkan identitas, prestasi hingga kondisi ekonomi keluarganya.

Kesempatan tersebut kembali dibuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui program KIP Kuliah 2026 untuk mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 yang memenuhi ketentuan.

Pendaftaran berlangsung mulai 26 Agustus hingga 13 September 2026.

Khusus pengisian formulir, batas akhirnya adalah 13 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Namun, calon peserta sebaiknya tidak menunggu mendekati tenggat untuk mulai mempersiapkan persyaratan.

Sebab, ada 16 jenis dokumen yang perlu diperhatikan dalam proses pendaftaran dan seleksi.

Dokumen yang diminta menggambarkan bahwa proses seleksi tidak hanya melihat status mahasiswa sebagai penerima bantuan pendidikan.

Kondisi keluarga dan keadaan ekonomi calon penerima juga menjadi bagian dari informasi yang harus disiapkan.

Dari sisi identitas, calon peserta perlu menyiapkan fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua serta fotokopi Kartu Keluarga.

Peserta juga diminta melampirkan fotokopi Kartu KIP atau kartu sejenis, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan desil sesuai ketentuan.

Baca Juga: Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Curug Wetan, Wabup Intan Ajak Warga Jaga Kekompakan hingga Kepedulian

Untuk kebutuhan akademik, terdapat sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan.

Di antaranya pas foto berwarna ukuran 3×4, fotokopi nilai rapor semester 1 sampai 6 yang telah dilegalisir, serta ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (SKL).

Bukti prestasi akademik maupun nonakademik juga dapat menjadi bagian dari kelengkapan pendaftaran.

Yang menarik, dokumen yang diminta juga masuk ke aspek kondisi ekonomi keluarga secara lebih rinci.

Calon penerima perlu menyiapkan bukti pembayaran listrik serta surat keterangan penghasilan atau slip gaji kedua orang tua.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.