Mahasiswa Prasetiya Mulya Ubah Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar Pesawat

AKURAT JAKARTA - Produk samping industri kelapa sawit berpotensi memiliki nilai lebih dari sekadar limbah.
Melalui pengolahan dengan teknologi katalis, material tersebut dapat dikonversi menjadi bahan bakar pesawat atau bioavtur.
Inovasi ini dikembangkan oleh Gizky Dwi Andana, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya, yang kini membawa risetnya menuju tahap pengajuan paten.
Gizky, mahasiswa Program Studi Renewable Energy Engineering angkatan 2021, memanfaatkan Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), produk samping industri kelapa sawit, sebagai bahan baku bioavtur.
Penelitiannya menggunakan katalis berbasis metal-organic framework (MOF) ZIF-67 untuk mempercepat proses konversi.
Hasil pengujian laboratorium menunjukkan tingkat konversi PFAD melebihi 99 persen.
Sementara itu, selektivitas pembentukan bioavtur mendekati 80 persen.
Angka tersebut menunjukkan potensi katalis dalam mengolah bahan baku menjadi produk yang dituju.
Mengubah Produk Samping Sawit Menjadi Energi
Pemanfaatan PFAD menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai guna produk samping industri kelapa sawit.
Baca Juga: Inovasi Uiversitas Brawijaya Ubah Eceng Gondok Jadi Probiotik untuk Ikan Lele
Indonesia sebagai salah satu produsen sawit terbesar memiliki sumber bahan baku yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung energi alternatif.
Gizky melihat masih banyak produk samping sawit yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Padahal, melalui teknologi yang tepat, material tersebut dapat diolah menjadi produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
"Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Saya melihat masih banyak produk samping yang belum dimanfaatkan secara optimal. Saya percaya limbah bukan berarti tidak berguna. Tantangannya adalah menemukan cara agar limbah itu memiliki nilai dan memberi manfaat yang lebih besar," kata Gizky dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
Pengembangan bioavtur dari PFAD menawarkan peluang untuk memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



