Dari Membantu Ibu Menjahit hingga Jadi Lulusan Terbaik Unesa, Kisah Dini Raih IPK 3,87

AKURAT JAKARTA - Menjadi mahasiswa bagi Dini Yusa Rachman bukan hanya soal menghadiri perkuliahan dan mengerjakan tugas.
Di balik pencapaiannya sebagai lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), ada rutinitas membagi waktu antara kuliah, membantu usaha jahit sang ibu, hingga menjadi tutor privat.
Kondisi ekonomi keluarga sempat membuat Dini hampir mengubur impian untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Namun, keinginan mengubah keadaan membuatnya tetap mencoba masuk perguruan tinggi hingga akhirnya diterima di Unesa pada Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Sejak menjadi mahasiswa, Dini tidak hanya mengandalkan kegiatan perkuliahan.
Setelah menyelesaikan aktivitas kampus, ia membantu ibunya yang memiliki usaha jahit.
Untuk mendapatkan tambahan biaya hidup, Dini juga menjadi tutor privat.
Kesibukannya mencari penghasilan tidak membuat Dini meninggalkan aktivitas sebagai mahasiswa.
Ia tetap aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan dipercaya memimpin Divisi Pengembangan Sumber Daya Organisasi Civic Study Club.
Di tengah berbagai kesibukan tersebut, Dini bahkan ikut membuat program edukasi kebangsaan yang menyasar sejumlah sekolah.
Baca Juga: Ada Tarif Rp0 untuk Peserta Jakarta Running Festival 2026, Berlaku di 4 Moda Transportasi
Ia juga berhasil mendapatkan pendanaan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) sebesar Rp4,5 juta dan menjadi semifinalis bluChamp Business Case Competition Jawa Timur 2024.
Pengalaman menjalani banyak peran selama kuliah ternyata tidak hanya membentuk perjalanan Dini, tetapi juga memengaruhi penelitian yang ia pilih untuk tugas akhirnya.
Dini mengangkat persoalan perempuan pekerja yang harus membagi waktu di tengah berbagai tuntutan kehidupan.
Skripsinya berjudul "Strategi Work-Life Balance Perempuan Pekerja Pabrik Benang Desa Sidorogo Kabupaten Sidoarjo".
Topik tersebut tidak dipilih secara kebetulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








