Jakarta

Gawat! 63.789 Pekerja Kena PHK di Tahun 2026, Jawa Barat Paling Terdampak, Ini 5 Provinsi Terbanyak

M Rahman Akurat | 11 Oktober 2026, 12:37 WIB
Gawat! 63.789 Pekerja Kena PHK di Tahun 2026, Jawa Barat Paling Terdampak, Ini 5 Provinsi Terbanyak
Ilustrasi - Awas! badai PHK mengancam pekerja Indonesia.

AKURAT JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan pemutusan hubungan kerja di Indonesia.

Berdasarkan publikasi portal Satu Data Kemnaker, sebanyak 63.789 pekerja melaporkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di sepanjang periode Januari hingga September 2026.

Dari total data tersebut, Jawa Barat resmi menjadi provinsi dengan jumlah laporan PHK terbanyak di Indonesia, mengungguli wilayah-wilayah strategis lainnya.

Baca Juga: Bangun Kemandirian Finansial Generasi Muda, BPR Kerta Raharja Gemilang Gelar Edukasi Literasi Keuangan Ratusan Mahasiswa

Jawa Barat Mendominasi Laporan PHK Nasional

Berdasarkan pembaruan data yang dirilis pada Minggu (11/10/2026), angka pekerja yang melaporkan kehilangan pekerjaan di Jawa Barat telah menyentuh 13.044 orang.

Jumlah ini setara dengan 20,45 persen dari akumulasi laporan PHK skala nasional pada rentang waktu yang sama.

Posisi kedua ditempati oleh Provinsi Banten dengan total laporan sebanyak 7.733 pekerja. Selanjutnya, Jawa Timur membayangi di peringkat ketiga lewat catatan 6.154 laporan.

Sementara itu, Jawa Tengah berada di urutan keempat dengan korban terdampak mencapai 5.585 orang. DKI Jakarta menggenapi posisi lima besar. Di ibu kota, pekerja yang melaporkan kehilangan mata pencaharian berada di angka 4.587 orang.

Baca Juga: Gandeng Ketua Korpri Pusat, Bupati Maesyal Lepas 6.700 Pelari Night Run 2026, Rayakan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang

Daftar 5 Provinsi dengan Angka Laporan PHK Tertinggi

Merujuk kompilasi statistik resmi dari Satu Data Kemnaker, berikut adalah rincian lima provinsi dengan laporan PHK terbesar selama periode Januari hingga September 2026:

1. Jawa Barat: 13.044 orang

2. Banten: 7.733 orang

3. Jawa Timur: 6.154 orang

4. Jawa Tengah: 5.585 orang

5. DKI Jakarta: 4.587 orang

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.