Jakarta

Lulusan Kursus Bisa Kuliah Tanpa Mulai dari Semester 1, Ini Jalurnya

Anggerhana Denni Rahmawati | 16 Oktober 2026, 20:45 WIB
Lulusan Kursus Bisa Kuliah Tanpa Mulai dari Semester 1, Ini Jalurnya
Tak harus kuliah dari nol, pengalaman lulusan kursus bisa diakui kampus. - kemendikdasmen.go.id

AKURAT JAKARTA - Keinginan meraih gelar sarjana tidak harus berhenti setelah seseorang memilih mengikuti kursus atau langsung bekerja.

Lulusan pendidikan nonformal kini memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program ini menjadi peluang bagi mereka yang sudah memiliki keterampilan dan pengalaman belajar, tetapi belum sempat menempuh pendidikan tinggi.

Dengan RPL, kompetensi yang dimiliki dapat dinilai dan diakui secara akademik sehingga peserta berpeluang memperoleh penyetaraan satuan kredit semester (SKS).

Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menegaskan bahwa lulusan kursus dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui mekanisme tersebut.

"Lulusan kursus bisa masuk ke jenjang pendidikan formal perguruan tinggi melalui RPL," kata Yaya dalam kegiatan Pendampingan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Semarang, Jawa Tengah.

Pengalaman kursus bisa menjadi modal kuliah

RPL tidak hanya ditujukan bagi lulusan kursus.

Instruktur dan tenaga profesional yang telah memiliki kompetensi tertentu juga berpeluang mendapatkan pengakuan akademik atas pembelajaran maupun pengalaman kerja mereka.

Melalui skema ini, calon mahasiswa dapat mengajukan pengakuan atas capaian pembelajaran yang telah dimiliki.

Baca Juga: Konser BIGBANG di Singapura Dibayangi Kabut Asap, Penggemar Diminta Siapkan Masker

Namun, jumlah SKS yang bisa disetarakan bergantung pada proses penilaian dan ketentuan perguruan tinggi yang dituju.

Kesempatan tersebut relevan bagi orang-orang yang memilih bekerja lebih dahulu setelah mengikuti kursus.

Mereka tetap dapat mengejar kualifikasi akademik tanpa harus mengabaikan pengalaman dan keterampilan yang sudah dikembangkan.

Direktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Asa Kudus, Ning Sri Wahyuni, menilai RPL dapat membuka jalan bagi peserta didik yang sebelumnya menunda kuliah karena ingin mengikuti kursus dan bekerja terlebih dahulu.

"RPL ini membantu LKP kami untuk memberikan peluang pada anak-anak yang sebelumnya menunda ke perguruan tinggi karena banyak yang dari mereka ingin kursus dan bekerja terlebih dahulu," kata Sri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.