Beasiswa Pelatihan Literasi Guru SD-SMP Dibuka, Sertifikat Bahasa Inggris Jadi Syarat

AKURAT JAKARTA - Kesempatan meningkatkan kompetensi terbuka bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) melalui program pelatihan teknis literasi hasil kerja sama Kemendikdasmen, LPDP, dan Cambridge University.
Namun, pengalaman mengajar saja belum cukup untuk memenuhi seluruh kriteria seleksi.
Program bertajuk Literacy Teaching, Reading, and Writing ini dirancang untuk membantu guru mengembangkan kemampuan mengajar literasi serta mempelajari pendekatan pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian calon peserta adalah persyaratan bahasa Inggris.
Selain melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimum yang ditentukan, pelamar juga harus menulis Personal Statement dalam bahasa Inggris sepanjang minimal 500 kata.
Esai tersebut bukan sekadar formalitas administrasi.
Pelamar perlu menjelaskan alasan mengikuti program, pentingnya materi pelatihan bagi pembelajaran, inovasi yang pernah diterapkan di kelas, serta rencana setelah menyelesaikan pelatihan.
Artinya, calon peserta perlu menunjukkan motivasi sekaligus gambaran tentang penerapan ilmu yang akan diperoleh.
Sertifikat Bahasa Inggris Jadi Salah Satu Syarat
Program ini menetapkan sejumlah pilihan tes bahasa Inggris yang dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan pendaftaran.
Pelamar bisa menggunakan TOEFL ITP dengan skor minimal 450, Duolingo English Test minimal 75, TOEFL iBT minimal 45, atau IELTS minimal 5.0.
Pilihan lainnya adalah TOEIC dengan skor minimal 440, English Score minimal 290, dan Versant Test minimal 47.
Sertifikat yang digunakan harus masih berlaku sesuai ketentuan program.
Terdapat pengecualian bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri yang masa kelulusannya maksimal dua tahun dari tanggal pendaftaran.
Kelompok pelamar ini dapat menggunakan ijazah perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







