Sempat Kerja di Luar Negeri, Nova Justru Raih Predikat Wisudawan Terbaik Magister UPI

AKURAT JAKARTA - Menyelesaikan kuliah secepat mungkin bukan satu-satunya jalan untuk meraih prestasi akademik.
Nova Diadara membuktikan bahwa pengalaman bekerja, kemampuan beradaptasi, dan ketekunan juga dapat menjadi bekal penting dalam pendidikan tinggi.
Ia berhasil menjadi wisudawan terbaik Magister Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada periode Oktober 2026, bahkan sebelum genap berusia 25 tahun.
Pencapaian tersebut terasa istimewa karena Nova tidak menempuh jalur fast track.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana tepat waktu, ia memilih mengambil jeda untuk bekerja di luar negeri selama satu tahun sebelum akhirnya melanjutkan studi magister Pendidikan Bahasa Indonesia di UPI.
"Bisa terpilih menjadi salah satu yang terbaik menurut saya merupakan sebuah keajaiban dan anugerah dari Tuhan," ungkap Diadara, dikutip dari laman UPI, Minggu (17/10/2026).
Pengalaman kerja menjadi bekal selama kuliah
Keputusan Nova untuk bekerja sebelum melanjutkan pendidikan menunjukkan bahwa perjalanan akademik tidak selalu harus berlangsung tanpa jeda.
Setelah masa kontrak kerjanya di luar negeri berakhir, ia kembali melanjutkan perjalanan pendidikan melalui program magister.
Selama menempuh S2, Nova juga bekerja sebagai tutor di Balai Bahasa selama satu tahun.
Baca Juga: Pendaftaran S2 Unhas Ditutup 3 November, Calon Mahasiswa Wajib Siapkan Proposal Tesis
Pengalaman mengajar secara langsung menjadi kesempatan baginya untuk menerapkan pengetahuan sekaligus memahami kebutuhan pembelajaran bahasa.
Namun, menjalani kuliah sambil bekerja tentu membutuhkan pengelolaan waktu yang baik.
Mahasiswa tidak hanya dituntut mengikuti perkuliahan, tetapi juga harus menyelesaikan tugas akademik, melakukan penelitian, dan menjaga tanggung jawab pekerjaan.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu sisi menarik dari perjalanan Nova.
Ia tidak sekadar mengejar gelar pada usia muda, tetapi juga menjalani proses belajar yang bersentuhan langsung dengan dunia kerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







