Asyik! Ada Pameran Lukisan Karya Siswa-siswi se-Indonesia di Museum Basoeki Abdullah, Catat Tanggalnya

AKURAT JAKARTA - Akhir ini mau ke mana? Tak usah bingung. Kalian bisa melihat pameran lukisan karya siswa-siswi se-Indonesia di Museum Basoeki Abdullah.
Museum Basoeki Abdullah memajang 45 karya seni anak bangsa yang memenangkan lomba melukis antar pelajar se-Indonesia bertema "Menyongsong Hari Esok".
Ada 2.356 pelajar yang mengikuti lomba melukis ini. Mereka terdiri dari 507 siswa SD/MI, 854 siswa SMP/MTs, dan 995 siswa SMA/SMK/MA.
Mereka turut berpartisipasi menyajikan karya terbaiknya dalam ajang pameran lukisan yang digelar dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-22 Museum Basoeki Abdullah.
Baca Juga: Kabar Duka, Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono Wafat
Pameran lukisan di Museum Basoeki Abdullah ini digelar selama lebih dari satu bulan. Pameran lukisan sudah dibuka sejak Jumat 13 Oktober kemarin, dan akan berakhir pada tanggal 30 November 2023.
Pameran lukisan di Museum Basoeki Abdullah ini mengusung tema: "Menyongsong Hari Esok: Refleksi Krisis Iklim melalui Karya Seni Lukis."
Museum Basoeki Abdullah terletak di Jl. Keuangan Raya No.19, RT.7/RW.5, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan.
Pameran lukisan di Museum Basoeki Abdullah ini bisa menjadi pilihan untuk melepas penat usai seminggu penuh beraktivitas.
Pameran dibuka setiap hari, kecuali hari Senin, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Resep Mi Carbonara ala Anak Kos, Berbahan Dasar Mie Instan Namun Rasanya Mewah Khas Masakan Italia
Uniknya, seluruh karya lukis di pameran ini menggunakan medium pewarnaan alami. Karya-karya dari para nominator yang merupakan pelajar dari seluruh Indonesia ini, kemudian dikurasi oleh Gie Sanjaya.
“Kami mengajak anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa di masa depan, untuk menggali ide dan proses kekreativitasan mereka untuk menyuarakan pandangan mereka terhadap isu krisis iklim yang saat ini menjadi prioritas untuk kita semua,” kata Kurator dan Dewan Juri, Gie Sanjaya, dalam keterangannya Jumat (13/10/2023).
“Melalui hasil karya seni lukis tersebut, kita tidak hanya dapat mencerminkan tantangan, tetapi juga reaksi dan tindakan yang kita lakukan, demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” lanjutnya
Kegiatan ini juga memiliki misi untuk menanamkan beragam pengetahuan mengenai seni dan budaya tradisional di Indonesia. “Berangkat dari misi tersebut, para anak dan remaja ditantang untuk melukis dengan menggunakan bahan pewarnaan alami,” ujar Gie.
Hal ini bertujuan untuk mengingat dan menggali pengetahuan tradisional akan ragam pewarnaan alami, serta menyadari pentingnya bergotong royong. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





