Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Pos Pengumben Berkaitan dengan Tempat Istirahat Kuda

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 22 November 2023, 11:44 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Pos Pengumben Berkaitan dengan Tempat Istirahat Kuda

AKURAT JAKARTA - Pos Pengumben merupakan salah satu tempat atau tepatnya nama jalan yang populer dan strategis di wilayah Jakarta Barat.

Kawasan dan Jalan Pos Pengumben merupakan kawasan yang cukup dipenuhi pemukiman penduduk, pertokoan dan gedung perkantoran.

Sejarah dan asal usul Pos Pengumben ini berkaitan dengan tempat istirahat atau transit kuda yang digunakan untuk transportasi pada zaman dahulu.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Petukangan yang Dulu Banyak Pembuat Mebel

Jalan Pos Pengumben merupakan jalan penghubung sejumlah wilayah strategis seperti Kebayoran Lama, Joglo, dah Ciledug.

Dikisahkan, kawasan atau Jalan Pos Pengumben dulu merupakan salah satu jalur yang dilalui dalam pembangunan jalur Anyer-Panarukan.

Seperti diketahui, zaman dahulu Gubernur Daendels membangun jalur sepanjang 1.000 km dari Anyer, Banten hingga Panarukan, Jawa Timur.

Baca Juga: Rahasia Sehat di Pagi Hari, 6 Tips Makanan untuk Memulai Harimu dengan Energi Tinggi

Jalur raya tersebut dibangun untuk lalu lintas perekonomian dan pergerakan masyarakat di era kolonial Belanda dulu.

Dan dahulu, saat Daendels menjabat, para tentara Belanda menggunakan kereta kuda sebagai transportasi utama.

Kemudian dibangun sejumlah pos untuk tempat peristirahatan kuda dan para tentara sepanjang jalan Anyer-Panarukan tersebut.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 22 November 2023

Nah, kata Pengumben sendiri berasal dari bahasa Jawa, yakni kata ngumben atau ngombe yang berarti minum.

Karenanya kemudian kawasan itu dinamakan Pos Pengumben yang berarti tempat transit atau istirahat kuda untuk minum.

Kini, perkembangan di kawasan Pos Pengumben kian menggeliat dan sudah berubah jauh, berbeda dengan zaman dahulu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.