Jalur Mudah Masuk Surga Cara Mbah Hamid, Seperti Dikisahkan Gus Baha dalam Ceramahnya, Begini Katanya

AKURAT JAKARTA - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, adalah seorang penceramah yang sangat populer di media sosial.
Penjelasannya yang gamblang sehingga mudah dicerna, penguasaan kitab yang luas, dan pembawaannya yang sederhana, membuat Gus Baha begitu digandrungi banyak kalangan.
Saya salah satu pecinta Gus Baha. Nah, dalam salah satu ceramahnya yang saya dengar dari video di Youtube, Gus Baha bercerita tentang amalan yang diajarkan Mbah Hamid.
Potongan video pendek itu memang tidak menjelaskan lebih lanjut tentang siapa sosok Mbah Hamid yang disebut Gus Baha. Namun dugaan saya, Mbah Hamid yang dimaksud Gus Baha adalah KH. Abdul Hamid.
Meskipun lahir di Lasem, Rembang, kiai kharismatik itu lebih dikenal sebagai Kiai Abdul Hamid Pasuruan. Karena ia mengasuh pesantren hingga meninggal dan dimakamkan di Kota Pasuruan, Jawa Timur.
Mbah Hamid, kata Gus Baha, sering meminta jamaah yang datang ke pondoknya untuk menghafal Al-Qur'an.
Padahal, jamaah yang sowan Mbah Hamid itu kebanyakan sudah masuk golongan usia tua. Sudah sepuh-sepuh.
Apakah Mbah Hamid mengajarkan metode cepat untuk bisa hafal Al-Qur'an? Atau Mbah Hamid memiliki karomah membuat orang hafal Al-Qur'an seketika?
Ternyata tidak. Mbah Hamid bahkan tidak menetapkan target waktu untuk menghafal Al-Qur'an.
Hasilnya sudah bisa diduga. Ada jamaah Mbah Hamid yang baru mulai proses menghafal sudah meninggal dunia. Jamaah lain hanya hafal 1 juz saat ajal datang. Ada juga yang sanggup menyelesaikan hafalan sampai 4 juz, dan seterusnya.
Secara logika, tentu Mbah Hamid menyadari tidak semua jamaahnya bakal dapat menyelesaikan hafal Al-Qur'an 30 juz. Barangkali kebanyakan akan kesulitan.
Lantas, apa hikmah dari amalan yang diajarkan Mbah Hamid? Ternyata, dengan meminta menghafal Al-Qur'an yang butuh waktu, Mbah Hamid ingin agar jamaahnya mendapat kemudahan jalan masuk surga.
Mbah Hamid, kata Gus Baha, berpegang pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. "Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga".
Begitulah cerita Gus Baha. Mbah Hamid meyakini bahwa selama seseorang sedang dalam proses menghafal Al-Qur'an, maka orang tersebut sedang menempuh jalan mencari ilmu. Inilah jalur mudah masuk surga yang diajarkan oleh Mbah Hamid.
Tentu saja banyak amal lain sebagai jalan untuk mencari ilmu. Bahkan banyak amalan lain yang bisa mengantar masuk surga.
Namun, amalan menghafal Al-Qur'an yang diajarkan Mbah Hamid ini menarik, karena berpotensi menjadi proses pembelajaran sepanjang hayat.
Meskipun saat ini banyak inovasi metode menghafal Al-Qur'an secara cepat, namun kemampuan setiap orang berbeda-beda. Kalaupun ternyata sudah bisa menyelesaikan hafal 30 juz, masih perlu terus menjaganya dengan murajaah.
Perlu mengulang-ulang membaca dan menghafal agar hafalan tidak hilang karena sifat lupa yang dimiliki manusia. Dan itu berarti, proses mencari ilmu akan terus dilakukan selama hayat masih dikandung badan.
Baca Juga: Berapa Korban Gunung Marapi? 13 Pendaki Ditemukan Meninggal Dunia oleh Petugas
Sebagaimana yang diajarkan Mbah Hamid, tidak ada kata terlambat untuk mulai menghafal Al-Qur'an. Saat ini, berapa pun usia kita, adalah saat yang tepat untuk mulai menghafal Al-Qur'an.
Sambil terus menjaga niat agar dengan menghafal Al-Qur'an itu senantiasa berada di jalur para pencari ilmu. Agar ketika panggilan itu datang, Allah ridlo dan memberikan kemudahan jalan masuk surga. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

