Pakar Ungkap Kesalahan Fatal Aqua Hingga Bisa Tersaingi oleh Le Minerale, Hanya Karena Hal Ini

AKURAT.CO Tidak bisa dipungkiri, saat ini pasar air minum dalam kemasan (AMDK) tengah dirajai dua produk yakni Aqua dan Le Minerale.
Baik Aqua dan Le Minerale kini sama-sama berebut pasar AMDK di Indonesia dengan menghadirkan ragam kemasan produk mulai dari botol hingga galon.
Jika melihat dari brandnya, Aqua memiliki nama yang lebih tua karena diproduksi dan dipasarkan di Indonesia sejak tahun 1973.
Sementara, Le Minerale tergolong pendatang baru yang baru diproduksi oleh Tirta Fresindo Jaya pada tahun 2015 silam.
Namun, Le Minerale ternyata mulai merangsak naik sehingga ia bisa bersaing dengan produk sekelas Aqua.
Lalu apa yang menyebabkan Aqua bisa tersaingi oleh Le Minerale?
Baca Juga: Resep Pangsit Ayam Kuah yang Gampang Dibuat di Rumah, Rasanya Gurih dan Segar
Pakar branding nasional, Dodi Zulkifli mengungkap permasalahan yang dialami Aqua sehingga bisa tersaingi oleh Le Minerale.
Dalam sebuah tayangan Youtube Kasisolusi, Dodi membeberkan penyebab Aqua bisa tersaingi oleh Le Minerale.
Salah satunya karena produk yang diciptakan pertama kali oleh Tirto Utomo itu melakukan kesalahan yang cukup fatal.
"Aqua sebenernya sudah kuat di posisinya, dia punya posisi yang cukup kuat yaitu diambil dari mata air pegunungan asli," kata Dodi Zulkifli.
Dodi menjelaskan dengan kata tersebut, Aqua menjadi produk teratas dalam pasar AMDK selama 70 tahun.
"Artinya selama 70 tahun dia selalu ada di posisi satu dua atau tiga. Tapi ada sekitar tiga persen brand yang dia menghilang dari top of mind tersebut," ujarnya Dodi Zulkifli.
Baca Juga: Gelar Ngobrol Bareng, Caleg Golkar Teh Miea Fokus Mendengarkan Keluh Kesah Warga
Namun sayang, Dodi menjelaskan secara terperinci kesalahan fatal yang dilakukan Aqua sehingga sedikit demi sedikit dapat disingkirkan oleh Le Minerale.
"Yang membuat sebuah brand (Aqua) hilang dari top of mind disebabkan karena satu long tail keyword, satu magic yang dimiliki asosiasi kuat dengan brand itu misalnya Aqua adalah air mata air asli, itu udah enggak lagi di-campaign-kan sama Aqua," ungkapnya.
Sehingga salah satu kesalahan yang dilakukan oleh Aqua adalah menghilangkan kata-kata yang pernah mereka pakai selama beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Bagaimana Adab Ziarah Kubur, Berkaca dari Pengalaman Emak-Emak Piknik dan Berjoget di Area Pemakaman
Kini Aqua sudah menggati kata-kata untuk memperkenalkan produk mereka ke masyarakat Indonesia.
"Karena Aquanya udah ganti campaign, ganti kata-kata, " ucapnya lagi.
Oleh karena itu, kesalahan cukup fatal yang dilakukan oleh Aqua itu menurut Dodi berhasil dimanfaatkan oleh Le Minerale.
Dodi juga menambahkan bahwa kata-kata branding yang dipakai oleh Aqua kini telah digunakan Le Minerale.
"Karena air mata pengunungan diambil sama Le Minerale," pungkas Dodi Zulkifli.
"Ini yang saya lihat disclaimer ini, ini yang saya liat. Kasus Aqua adalah dia merasa kecolongan," ujar Dodi Zulkifli.
Baca Juga: UPDATE Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, 14 Orang Terluka
Selain itu, Le Minerale juga menggunakan cara yang lain untuk pemasaran produk mereka.
Sama halnya dengan Aqua, Le Minerale juga menggandeng sejumlah artis dan pakar kesehatan di tanah air untuk menjadi brand ambassador mereka.
Seperti dalam sebuah sebuah video Dokter sekaligus Artis cantik, Reisa Broto Asmoro dipilih untuk menjadi bintang iklan Le Minerale.
Baca Juga: Tips Membeli Kaos Vintage yang Berkualitas, Jangan Sampai Tertipu!
Sehingga dengan demikian, wajar saja jika kini Le Minerale mulai mendapatkan tempat di hari masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


