Asal dan Usul JENGLOT BATARA KARANG Dikisahkan Oleh Gus Muwafiq

AKURAT.CO Gus Muwafiq ceritakan asal usul tentang Jenglot dan Ilmu Pelet yang ada di tanah Jawa.
Gus Muwafiq kerap ceritakan sejarah dalam ceramahnya, salah satunya yaitu sejarah awal ilmu pelet, Mukso dan Ngerogo Sukmo.
Ilmu pelet adalah satu ilmu yang bertujuan untuk memikat hati baik perempuan atau laki-laki agar cinta kepada dirinya.
Baca Juga: WAJIB BACA, Bagi KPPS, SAKSI dan Pengawas TPS, Jenis Surat Suara Sah dan Tidak Sah
Ilmu pelet akan membuat hati orang yang terkena ilmu ini akan jatuh cinta dan mabuk kasmaran.
Asal usul ilmu pelet yang ada di tanah Jawa ini di ceritakan secara detail oleh Gus Muwafiq. Dilansir Akurat Jakarta dari kanal YouTube Angon Ngaji.
Pada zaman dahulu di tanah Jawa ini ada satu aliran atau kepercayaan yang dinamakan aliran Bhairawa Tantra.
Orang yang mengikuti Aliran Bhairawa ini dianggap sempurna ketika sudah bisa melakukan Mukso.
Mukso adalah ritual yang dilakukan orang zaman dulu untuk menghilangnya raga dan juga sukmanya.
Mukso ini dilakukan dengan cara upowoso. Ritual upowoso sendiri adalah satu tirakat yang dilakukan dengan cara meninggalkan makan minum.
Bukan hanya makan minum saja tetapi upowoso juga harus meninggalkan hubungan suami istri sampai jasad orang yang melakukan upowoso menghilang.
Dan pada zaman dahulu kala banyak diantaranya orang yang gagal dalam melakukan Mukso.
Kegagalan dalam melakukan Mukso akan berakibat tubuh orang yang melakukan upowoso akan menjadi kecil dan terus mengecil.
Dan ketika gagal dalam upowoso atau Mukso maka orang tersebut akan menjadi Jenglot atau dikenal juga dengan nama Betara Karang.
"Pas ngelakoni upawasa awake wis mimpis cilik cilik cilik inget bojone macet, Ajeng gede melih boten Iso, ngilang boten Iso, mulo jadi jenglot utowo betara karang" ucap Gus Muwafiq, yang kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia seperti ini.
"Pas melakukan puasa, orang tersebut akan mengecil mengecil mengecil, inget istrinya lalu macet, sehingga mau berubah besar kembali tidak bisa, menghilang juga tidak bisa makanya jadi jenglot atau Betara Karang" ucap Gus Muwafiq.
Baca Juga: Bintang Catwoman Debut Jadi Sutradara di Film Blink Twice, Tayang Perdana 23 Agustus 2023
Karena aliran ini dianggap terlalu berat pada masa itu akhirnya Aliran Bhairawa mulai banyak yang meninggalkan aliran ini.
Para penganut aliran Bhrairawa berganti dengan aliran Ngronggo Sukmo. Aliran ini akan melakukan satu ritual yang diberi nama Panca Makara.
Panca Makara sendiri adalah satu upacara atau ritual dimana semua pengikutnya akan berkumpul dan telanjang bulat antara laki-laki dan perempuan pada suatu tempat.
Baca Juga: INDONESIA VS AUSTRALIA, Catat Tanggal Mainnya, Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Dalam upacara atau ritual Panca Makara juga mewajibkan pengikutnya untuk melakukan seks bebas.
Dalam ritual ini juga untuk menenangkan pikirin para pengikutnya meminum arak, dan untuk menahan lapar akan diberi makan daging manusia.
Hal ini akan dilakukan hingga sukmanya akan terbang keluar dari jasadnya. Dan ketika sukma ini keluar dari jasadnya ketika mengajak sukma lain untuk mencintainya maka di sebut nama nya ilmu pelet.
Baca Juga: 3 Zodiak yang Diprediksi akan Memiliki Nasib Cukup Baik di Tahun 2024
Itulah asal dan usul adanya ilmu pelet di Tanah Jawa menurut Gus Muwafiq, yang bercerita juga bahwa zaman dulu ada aliran yang sukanya makan daging manusia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

