Kuasa Hukum Pegi Setiawan Minta Presiden Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Vina Cirebon, Nilai Polda Jawa Barat Tak Serius untuk Menyelesaikan

AKURAT JAKARTA - Kuasa hukum tersangka Pegi Setiawan, Marwan Iswandi, meminta kepada Presiden Joko Widodo agar dapat membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus Vina Cirebon.
"Makanya saya, kami berulang kali menyampaikan, kami minta agar ini dibentuk tim pencari fakta," kata Marwan kepada pers di kantor Menpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2024).
Marwan mengatakan, dengan dibentuknya TGPF, akar permasalahan terkait kasus ini dapat diketahui dan terselesaikan dengan baik.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Arahan Presiden Jokowi, Minta Semua Visi-Misi Prabowo-Gibran Masuk ke RAPBN 2025
Namun, ia cukup kecewa karena ketidakhadiran dari Polda Jawa Barat dalam sidang praperadilan Pegi yang seharusnya dilaksanakan Senin (24/6/2024) lalu.
Marwan mengungkapkan, seharusnya Polda Jawa Barat serius dalam menyelesaikan kasus ini, karena perkara hukumannya sangat berat.
"Ini harus serius lho. Perkara ini perkara yang bukan main-main. Ancamannya bisa seumur hidup atau mati. Jangan main-main, tapi Polda kok enggak serius," tegasnya.
Marwan mempertanyakan keterbukaan Polda Jawa Barat untuk mengungkap kasus ini dengan baik, lantaran mereka absen di siding praperadilan tanpa alasan.
"Tanpa alasan lho. Kalau ada alasan, ya mungkin kita maklumi. Tapi tanpa alasan. Jadi tidak serius," lanjutnya.
Padahal, ia juga mengatakan bahwa dari Presiden Jokowi juga telah memerintahkan agar kasus ini dapat transparan dan tidak ada yang ditutupi.
Baca Juga: Harga Tiket, Acara hingga Lokasi Dieng Culture Festival 2024 yang Harus Kamu Tahu Sebelum Berangkat!
Sebelumnya, diketahui bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal kasus Vina ini, agar prosesnya transparan.
"Tanyakan kepada Kapolri, saya sudah menyampaikan agar kasus itu betul-betul dikawal dan transparan, terbuka semuanya," tegas Jokowi di Pasar Lawang Agung, Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, Kamis (30/5/2024) silam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 4Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 6Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



