Jakarta

Polisi Ungkap Penyebab KDRT Armor Toreador yang Viral di Media Sosial, Salah Satunya Dipicu Karena Ketahuan Nonton Video Syur

Titania Isnaenin | 14 Agustus 2024, 17:41 WIB
Polisi Ungkap Penyebab KDRT Armor Toreador yang Viral di Media Sosial, Salah Satunya Dipicu Karena Ketahuan Nonton Video Syur

AKURAT JAKARTA - Penyebab Armor Toreador tega KDRT istri yang viral di media sosial ternyata dipicu video syur.

Pengakuan itu disampaikan langsung oleh pihak kepolisian saat merilis secara resmi kasus KDRT yang diterima Cut Intan Nabila.

Bersama Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam video rilis, beberkan faktor penyebab KDRT  Armor kepada Cut Intan Nabila yang diawali dengan cekcok antara keduanya. 

Baca Juga: Gempa Megathrust Hantui Wilayah Indonesia, Berpotensi Terjadi Tsunami Besar Melebihi Aceh

"Hasil pemeriksaan sementara dari korban, saudara IN dan saudara ATG ada cekcok yang terjadi sebelum pukul 10.09 WIB" katanya kepada para wartawan, Rabu (14/8) yang dikutip dari media sosial X.

Lebih lanjut, Kapolresta Bogor mengungkapkan jika cekcok tersebut dipicu salah satunya karena ATG ketahuan menonton video syur.

"Hasil pemeriksaan dari tersangka, mohon maaf saya sampaikan bahwa si tersangka ketahuan menonton video porno" ungkapnya.

Baca Juga: Tak Hanya KDRT, Armor Toreador Diduga Terlilit Kasus Hutang Milyaran Rupiah ke Rekan Bisnisnya, Berawal Dari Kerja Sama Namun Tak Pernah Bagi Hasil

Namun hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keterangan dari korban, apakah penyebab cekcok tersebut adalah benar adanya. 

Akan tetapi, pihak kepolisian menyebut, jika korban masih trauma untuk dimintai keterangan.

"Kami ingin menggali pemeriksaan dari korban karena kemarin faktor psikologisnya masih trauma. Kami berinisiatif menghentikan dulu sementara pemeriksaan dari korban," katanya lagi.

Baca Juga: Tak Merasa Bersalah, Armor Toreador Sempat Ajak Teman ke Luar Kota Sebelum Akhirnya Ditangkap

Adapun kepada para wartawan, ATG sempat mengaku sudah melakukan KDRT itu lebih dari 5 kali yaitu dilakukannya sejak tahun 2020.

"Sudah lebih dari 5 kali, (sejak tahun) 2020, saya tidak akan melakukan pembelaan apapun, yang jelas saya mengaku saya salah. Saya siap menjalani konsekuensi hukum dengan sebenar-benarnya," ucap ATG.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.