Heboh! Siswa MA As-syafi'iyah Tebet Alami Koma Setelah Duel dengan Kakak Kelas, Polisi Sebut Masalah Perempuan, Begini Kronologi Versi Ortu Korban

AKURAT JAKARTA - Institusi Pendidikan kita kembali dihebohkan dengan kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Kali ini terjadi di Madrasah Aliyah (MA) As-syafi'iyah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Korban siswa kelas 10 inisial AAP (15). Ia mengalami pendarahan otak hingga koma dan masih dirawat di rumah sakit, setelah duel satu lawan satu dengan kakak kelasnya inisial N (17).
Duel tersebut terjadi pada Selasa siang, 8 Oktober 2024, saat jam istirahat. Duel terjadi gang sepak bola yang ada di dekat sekolah, dan disaksikan sejumlah siswa lainnya.
Baca Juga: Resep Mie Kuah Kari Susu, Gurih Creamy dan Pedas Bikin Selera Makan Meningkat
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Gogo Galesung, menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah penganiayaan atau pengeroyokan. Melainkan duel satu lawan satu.
AKP Gogo juga menyebut, duel satu lawan satu itu diduga dilatarbelakangi masalah asmara.
Pelaku merasa tidak terima karena korban dekat dengan salah satu perempuan. “Jadi itu masalah perempuan, masalah pacar,” ujar Gogo, Jumat (11/10/2024).
Sementara M (49), orang tua korban, mengungkap kronologi kejadian tersebut. Kronologi itu ia peroleh dari keterangan beberapa siswa dan saksi di lokasi.
M mengatakan, peristiwa terjadi saat jam istirahat. Tiba-tiba, putranya ditarik pelaku ke luar area sekolah menuju sebuah gang.
"Cerita dari temannya, katanya anak saya ditarik pas jam istirahat. Kan memang sekolah itu kan punya masjid di luar pagar sekolah, memang satu yayasan semua. Jadi pas jam istirahat itu anak saya ditarik dibawa ke dalam gang dekat sekolah," ungkapnya.
Di gang tersebut, lanjut M, anaknya dianiaya pelaku. Ada sekitar 12 siswa lainnya yang ikut menyaksikan penganiayaan itu.
Masih berdasarkan keterangan siswa yang ada di lokasi, korban diinjak pelaku di bagian kepala. Bahkan bekas jejak sepatu masih menempel di wajah korban.
"Iya memang diinjak beberapa menit, terus diinjak terus diputar, terus digetokin sampai diinjak. Yang atasnya (muka) kan bekas telapak sepatu yang kanan sampai retak itu tulangnya," tuturnya.
"Nggak satu menit atau dua menit, diinjak sampai pingsan, hampir mati jatuhnya. Pokoknya sampai di RS sudah kritis," imbuhnya.
Aksi perkelahian tersebut bubar setelah dilerai warga sekitar. Saat itu korban sudah dalam kondisi tergeletak tak sadarkan diri.
Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit. Bahkan, lanjut M, terduga pelaku ikut bersama pihak sekolah untuk mengantar korban ke rumah sakit.
Berdasarkan diagnosis dokter sementara, korban mengalami sejumlah luka serius hingga pendarahan otak. Hingga kini korban masih belum sadarkan diri.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diminta Segera Fokus pada Laga Melawan China Usai Bermain Imbang Lawan Bahrain.
"Sebelah kanan retak bengkak, pendarahan otak yang kirinya itu otaknya rusak. Iya pendarahan otak, jadi otaknya itu sampai remuk juga bukan pendarahan aja. Otak kirinya itu remuk rusak itu," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



