The End! Uang Donasi Agus Salim Resmi Dialihkan Kepada Korban Bencana Alam di NTT

AKURAT JAKARTA - Drama uang donasi Agus Salim akhirnya menemui titik akhir usai menghadapi perdebatan panjang antara AS dengan Pratiwi Noviyanthi.
Dalam sebuah tayangan Youtube yang diunggah Denny Sumargo pada Jumat (3/1) lalu itu.
Ia bersama Pratiwi Noviyanthi dan para donatur bersepakat untuk menyalurkan uang sebesar Rp1,3 Miliar tersebut kepada penerima manfaat lain yakni korban bencana alam di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga: Kejamnya Knetz Terhadap Korban Selamat Dalam Tragedi Besar, Dihujat dan Dituduh Menyelamatkan Diri
Bersama kuasa hukumnya yang kini menjadi ketua yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan Garry Julian, bersepakat dengan donatur untuk segera menyalurkan uang donasi tersebut agar tidak terlalu lama berada di Yayasan.
"Kita udah berkoordinasi dengan Dinsos (Dinas Sosial), penyaluran yang paling mudah perizinannya atau tanpa perizinan itu ke bencana alam," tutur Garry.
"Kita akan sampaikan ke bencana alam Lewotobi NTT," sambungnya lagi.
Agus sering mangkir dari operasi
Dalam tayangan podcast tersebut, terlihat Pratiwi Noviyanthi mengungkapkan rasa berat hati atas keputusan Garry selaku ketua yayasan terkait kelanjutan uang donasi Agus Salim.
Menurutnya, ia sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengusahakan pengobatan kepada yang bersangkutan namun seringkali mangkir dan mengabaikan surat pemberitahuan yang dilayangkan Yayasan ke rumahnya.
"Setuju, kita sudah berbaik hati bang, untuk menawarkan berkali-kali bahkan kita bersurat bahkan kita bilang, kita depositkan ke rumah sakit JEC. Berapa nominalnya kita depositkan, dipakai," tegas Novi.
"Berkali-kali kita reschedule, gak datang sampai akhirnya kita dilaporin masih kita daftarin. Jadi buat saya usaha saya sudah sangat cukup untuk mas AS jadi ya sudah," tuturnya lagi.
Donatur setuju uang dialihkan ke NTT
Dalam kesepakatan itu, Denny Sumargo juga melibatkan Pablo Benua selaku kuasa hukum donatur.
Ia selaku mediator menyampaikan keinginan yayasan untuk kemudian meminta persetujuan dari para donatur.
"Kalau seandainya uang tersebut akan dialihkan ke penerima manfaat lain tentunya kami semuanya para donatur sejak awal itu memang yang kami inginkan. Ini menjadi kabar baik, kami sangat setuju sekali kalau itu terjadi," ujar Pablo.
"Kami dukung uang ini segera digunakan supaya tidak terlalu lama di yayasan," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

