Jakarta

Gubernur Pramono Marah Besar! Gangguan Layanan Bank DKI Ternyata Sudah 3 Kali Terjadi, Lapor Bareskrim untuk Diusut Dugaan Kebocoran Dana

Yasmina Nuha | 9 April 2025, 15:17 WIB
Gubernur Pramono Marah Besar! Gangguan Layanan Bank DKI Ternyata Sudah 3 Kali Terjadi, Lapor Bareskrim untuk Diusut Dugaan Kebocoran Dana

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, marah sekali atas permasalahan gangguan di sistem layanan Bank DKI yang terjadi akhir-akhir ini.

Pram, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa kejadian permasalahan gangguan layanan di Bank DKI ini sudah terjadi sebanyak 3 kali.

"Saudara-saudara sekalian, kejadian di Bank DKI ini bukan pertama kali. Ini sudah ketiga kali. Dan kejadiannya hampir serupa. Dimana IT tidak dilaksanakan, tidak dijaga secara baik. Dan hal itu terlihat dari terus terang ada kebocoran," ujar Pram di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga: Pemeliharaan Sistem Bank DKI Diduga Akibat Serangan Siber, Pengamat: Jangan Buru-buru Simpulkan dan Perlu Penelusuran Lebih Lanjut

Kemudian, ia mengaku bahwa angka terkait persoalan ini yang mengetahui hanya direksi dari Bank DKI.

Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melaporkan hal ini kepada jalur hukum.

"Jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI. Karena kejadiannya sudah tiga kali, maka saya memutuskan. Yang pertama, semuanya dilaporkan kepada Bareskrim," tuturnya.

Ia pun juga menegaskan bahwa dirinya memutuskan untuk memecat Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono sejak kemarin, Rabu (9/4).

"Yang kedua, diambil tindakan kepada Direktur IT. Karena sudah berulang kali. Ini yang ketiga kali. Dibebas tugaskan. Dan jabatan itu dirangkap oleh Direktur Umum. Dan mulai berlaku kemarin," katanya.

Untuk mengusut tuntas permasalahan ini, Pramono juga telah menunjuk lembaga independen internasional untuk melakukan audit, penelusuran dan pemantauan aliran dana yang diduga bocor.

Pramono yakin, dengan jejak digital yang ada, Bareskrim akan segera mengetahui ke mana saja dana tersebut mengalir.

Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Borussia Dortmund, 10 April 2025: Mampukah Blaugrana Raih Hasil Positif di Leg Pertama Perempat Final UCL?

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh pihak yang memiliki kata sandi dan perangkat komputer di departemen terkait untuk diganti dengan personel baru yang ditunjuk oleh Direktur Utama Bank DKI.

"Dan saya juga sudah meminta semua orang yang selama ini punya password dan PC. Di Departemen itu semuanya diganti. Orang-orang baru yang dipilih oleh Direktur Utama yang sekarang," tukasnya.

Pramono telah memecat Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, imbas gangguan layanan Bank DKI tersebut.

"Jadi untuk itu saya akan putuskan pembebastugasan direktur IT-nya (Amirul Wicaksono) segera dilakukan dan harus dilakukan sekarang," ujar Pram dalam Rapat Terbatas di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Jelang Indonesia vs Afghanistan di Piala Asia U-17 2025 Besok Malam, Pelatih Nova Arianto Diprediksi Turunkan Pemain Lapis Kedua

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pram itu mengatakan, pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Sebab, ia menduga terdapat orang dalam yang menyebabkan gangguan ini.

"Laporkan ke Bareskrim, proses hukum. Karena ini sudah keterlaluan. Enggak mungkin enggak melibatkan orang dalam. Enggak mungkin," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.