Jakarta

Organisasi Free Palestine Network Kutuk Arogansi Israel yang Menghalangi Umat Kristen Rayakan Paskah di Jerusalem dan Menyerang Gereja di Gaza

Sastra Yudha | 21 April 2025, 11:32 WIB
Organisasi Free Palestine Network Kutuk Arogansi Israel yang Menghalangi Umat Kristen Rayakan Paskah di Jerusalem dan Menyerang Gereja di Gaza

AKURAT JAKARTA - Organisasi Free Palestine Network (FPN) mengutuk keras arogansi zionis Israel yang menghalangi Umat Kristen merayakan Paskah di Jerusalem.

Sikap tegas tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) FPN, Furqan AMC, melalui keterangan tertulis kepada media, Senin (21/4/2024) 

"Watak kolonial zionis Israel semakin terlihat di Jerusalem. Bukan hanya umat Islam, umat Kristiani pun mendapat intimidasi dan dibatasi saat merayakan Paskah di Jerusalem," tegas Furqan.

Baca Juga: Kalah Lagi, Kalah Lagi! Manchester United Pecahkan Rekor Catatan Terburuk Sepanjang Sejarah

Tak hanya membatasi umat Kristen merayakan Paskah, beberapa hari sebelumnya Zionis Israel juga melancarkan serangan udara ke rumah sakit kristen Baptis Al-Ahli di jalur Gaza bagian tengah.

"Rumah Sakit Baptis Al Ahli ini adalah satu-satunya rumah sakit di Gaza yang masih beroperasi dengan kapasitas penuh. Tidak hanya Rumah Sakit, Gereja di dekatnya juga tak luput dari serangan Zionis Israel," jelas Furqan.

Lebih lanjut, Furqan menjelaskan, Zionis Israel tidak mengindahkan semua hukum internasional. Rumah sakit yang dilindungi hukum humaniter internasional, mayoritas di Gaza sudah dihancurkan Israel.

Menurut catatan Euro-Med Human Rights Monitor tanggal 4 April 2025, Zionis Israel telah membunuh 96 Dokter dan 1.192 tenaga kesehatan profesional. Serta telah membuat 1.460 tenaga kesehatan profesional lainnya luka-luka.

"Kebiadan Zionis Israel benar-benar di luar batas. Bahkan 23 Maret lalu tentara Israel mengeksekusi 15 kru ambulan secara brutal dan mengubur mereka di kuburan masal untuk menghilangkan jejak," tegas Furqan.

Tidak berhenti di situ, Zionis Israel juga telah membunuh 210 jurnalis dan 113 pekerja pertahanan sipil. Bahkan beberapa orang jurnalis tersebut gugur terpanggang api karena sengaja ditarget di tenda-tenda mereka oleh Zionis Israel.

Baca Juga: Yuk! Rayakan Hari Kartini 2025 dengan Pasang Twibbon, Berikut 45 Linknya, Tinggal Pasang Photo Terbaik Kamu dan Sebar di Medsos

Total 54 ribu lebih warga sipil gugur di mana 18 ribu lebih merupakan anak-anak dan 12 ribu lebih perempuan.

Selain itu, ada 121 ribu orang yang mengalami luka-luka. Beberapa ribu anak mengalami amputasi atau cacat permanen, dan lebih dari 10.000 anak kehilangan setidaknya satu kaki. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.