Jakarta

BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba Sabu Seberat 2 Ton di Perairan Kepri, Komjen Marthinus Hukom Turun Langsung Pimpin Pembongkaran

Sastra Yudha | 21 Mei 2025, 22:47 WIB
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba Sabu Seberat 2 Ton di Perairan Kepri, Komjen Marthinus Hukom Turun Langsung Pimpin Pembongkaran

AKURAT JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (21/5/2025).

Kali ini, sebanyak 2 ton narkotika berhasil diamankan dari sebuah kapal asal Tiongkok bernama Sea Dragon Tawara yang melintas di wilayah perairan Kepulauan Karimun, Batam, Kepri.

Ini merupakan kali kedua dalam sepekan penyelundupan narkotika lewat perairan Kepri berhasil digagalkan oleh BNN.

Baca Juga: Tampil Memikat Dengan Banyak Pembaruan, Sang Legendaris Isuzu Panther 2025 Percaya Diri untuk Kembali ke Pasar Tanah Air

Sebelumnya, BNN bersama TNI AL dan Bea Cukai juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis heroin dan sabu seberat hampir 2 ton.

Kepala BNN RI, Komjen Marthinus Hukom, memimpin langsung pembongkaran hasil tangkapan narkotika tersebut di Dermaga Bea Cukai Batam.

Berdasarkan informasi, narkotika diduga jenis sabu tersebut dikemas rapi dan disembunyikan di dalam lumbung kapal.

Sementara Kepala BNN Provinsi Kepri, Brigjen Pol Hanny Hidayat, menyebut operasi ini merupakan hasil sinergi antarinstansi.

“Kegiatan ini gabungan antara BNN, TNI AL, dan Bea Cukai,” ujar Hanny kepada wartawan, Rabu (21/5).

Sebanyak 40 kardus sabu ditemukan dalam tangki pendingin kapal Sea Dragon Tarawa. Setiap kardus diperkirakan berisi 30 bungkus sabu, dengan setiap bungkus diperkirakan seberat 1 kilogram.

Barang haram tersebut disembunyikan secara rapi di dalam tangki pendingin (coolant tank) kapal yang diawaki oleh enam orang Anak Buah Kapal (ABK).

Enam ABK tersebut terdiri dari dua Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand dan empat Warga Negara Indonesia (WNI).

 Baca Juga: Aksi Demo Sejumlah Mahasiswa di Depan Balai Kota Jakarta Berlangsung Ricuh, 6 Anggota Polisi Terluka dan Puluhan Mahasiswa Dibawa ke Polda

Pengungkapan ini semakin memperkuat dugaan bahwa jalur laut Kepri masih menjadi titik rawan masuknya narkotika jaringan internasional.

Dengan dua pengungkapan besar dalam waktu berdekatan, menandakan modus operandi yang semakin berani dan sistematis.

Keberhasilan anak buah Komjen Martinus Hukom dalam memberantas peredaran Narkoba ini patut diapresiasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.