Festival Kereta Perang India Tewaskan Tiga Orang dan 50 Lainnya Alami Luka

AKURAT JAKARTA - Tiga orang dikabarkan tewas dan 50-an orang terluka dalam desak-desakan di sebuah festival besar Hindu di India timur pada Minggu pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 4.30 pagi waktu setempat saat kerumunan besar berkumpul untuk darshan, atau upacara melihat dewa Jagannath, Balabhadra, dan Subhadra selama Rath Yatra tahunan di kota Puri, India Today melaporkan.
Kolektor Puri, Siddharth Shankar Swain, mengatakan kerumunan massa membesar di dekat Saradhabali, tepat di depan kuil Gundicha, dan tiba-tiba lepas kendali.
Baca Juga: Parasite Tak Terkalahkan, Karya Bong Joon Ho Puncaki Daftar Film Terbaik Abad ke-21
Para penyembah yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Distrik Puri dan sedikitnya enam dari mereka masih dalam kondisi kritis.
Para korban meninggal berasal dari distrik Khurda, sekitar 60 km dari Puri. Jenazah mereka telah dikirim untuk diautopsi.
Diketahui pada Jumat kemarin lebih dari 600 umat membutuhkan bantuan medis saat kerumunan besar berkumpul di tengah panas yang menyengat di dekat daerah Balagandi, tempat salah satu dari tiga kereta upacara terjebak selama lebih dari satu jam.
Baca Juga: Jangan Datang Terlambat! Catat Jam Operasional PRJ 2025 Lengkap di Sini
Rath Yatra, juga dikenal sebagai Festival Kereta Perang, adalah salah satu festival Hindu terpenting di India dan menarik lebih dari satu juta orang ke Puri setiap tahunnya.
Hari ini merayakan perjalanan tahunan Jagannath, saudara laki-lakinya Balabhadra, dan saudara perempuan mereka Subhadra dari kuil utama Jagannath di kota tersebut ke kuil terdekat, Gundicha.
Para dewa diangkut dengan kereta perang kayu raksasa buatan tangan yang ditarik oleh ribuan pemuja. Para dewa tinggal di kuil Gundicha selama beberapa hari sebelum kembali ke kuil utama.
Baca Juga: Kejutan Hemat dari Ancol, Tiket Masuk Jadi Lebih Murah Kalau Kamu Datang Ramai-Ramai
Kepulangan tersebut ditandai dengan prosesi lain dan festival diakhiri dengan upacara yang disebut Niladri Vijaya di mana kereta perang dibongkar hingga tahun berikutnya.
Lebih dari satu juta umat telah berkumpul di Puri pada hari Sabtu, NDTV mengutip Sanjay Kumar, direktur jenderal tambahan polisi, yang mengatakan.
Kepala petugas medis Puri, Dr. Kishore Satapathy, mengatakan mayoritas pasien pada hari Jumat dirawat di klinik rawat jalan dan kemudian dipulangkan.
Baca Juga: Super Air Jet Ubah Aturan Bagasi Mulai Juli tapi Tetap Ada Keuntungannya
Menteri Kesehatan Odisha Mukesh Mahaling mengatakan "suasana yang menindas selama prosesi" memainkan peran besar dalam lonjakan kasus medis.
Sebanyak 625 orang dirawat karena penyakit dan cedera akibat panas dan hampir 70 jamaah masih dirawat di rumah sakit hingga Sabtu.
Sebagian besar kerusuhan hari Jumat berpusat pada kereta perang Balabhadra, Taladhwaja, yang terjebak saat melewati sudut jalan yang sempit.
Penundaan tersebut menyebabkan kemacetan yang semakin parah saat ribuan orang berbondong-bondong maju untuk melanjutkan tradisi lama menarik kereta perang kayu yang menjulang tinggi itu dengan tali.
Dalam kepadatan itu, banyak umat memasuki zona terlarang, yang membuat pergerakan semakin sulit.
Ambulans yang ditempatkan di kuil Jagannath abad ke-12 mengangkut para peziarah yang terluka ke pusat-pusat medis terdekat. Relawan dari kelompok publik dan swasta membantu dalam upaya penyelamatan dan evakuasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


