Jakarta

Ngeri! KKB Tembak Mati Pilot Asal Selandia Baru di Mimika Papua, Mayatnya Dibakar Bersama Helikopternya

Sastra Yudha | 5 Agustus 2024, 20:07 WIB
Ngeri! KKB Tembak Mati Pilot Asal Selandia Baru di Mimika Papua, Mayatnya Dibakar Bersama Helikopternya

AKURAT JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua kembali berulah secara sadis.

Seorang pilot helikopter asal Selandia Baru ditembak mati di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sadisnya lagi, jenazah korban langsung dibakar bersama helikopternya. Sementara empat penumpang helikopter itu berhasil selamat usai sempat disandera para pelaku.

Baca Juga: Aespa Kena Hipnotis! Grup Usungan SM Entertainment Ini Ceritakan Masing-masing Kehidupan Past Life Mereka, Masa Lalu Ninging Paling Tak Terduga

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan korban bernama Glen Malcolm Conning, berusia 50 tahun. Ia merupakan pilot helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service.

Brigjen Faizal menjelaskan, peristiwa penembakan terjadi saat Glen membawa 4 orang ke Distrik Alama, pada hari Senin, 5 Agustus 2024.

Penembakan terjadi pada sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Pilot Glen tewas di lokasi kejadian.

Tidak hanya menembak mati Pilot Glen, KKB juga membakar jasad sang pilot bersama helikopternya.

Adapun 4 penumpang yang dibawa Glen di antaranya dua tenaga kesehatan serta satu bayi dan satu anak. Mereka dibawa Glen dari Bandara Mozes Kilangin Timika.

Menurut Brigjen Faizal, informasi yang dia dapat dari saksi, pilot helikopter tersebut dihadang KKB sesaat setelah helikopter mendarat di Distrik Alama.

Tanpa ada pembicaraan apapun, KKB langsung menembak Glen. Korban pun langsung meregang nyawa di lokasi.

Selanjutnya, jenazahnya dibawa masuk ke dalam helicopter. Kemudian KKB membakar helikopter tersebut.

Baca Juga: 5 Artis Top Indonesia Siap Guncang Yogyakarta di CRSL Concert 5: The Euphoria, Siapa Saja? Cek Line Up, Tanggal Acara dan Harga Tiketnya!

Seluruh penumpang selamat, karena mereka merupakan warga setempat. "Pilot Mr Glen Malcolm Conning membawa empat penumpang, yaitu dua orang dewasa (nakes) dan 1 bayi serta 1 anak," ucapnya.

Diketahui, Glen Malcolm Conning merupakan pilot helikopter berkebangsaan Selandia Baru. Ia lahir pada 23 Februari 1974.

Selama ini, Glen Malcolm berkerja di PT Intan Angkasa Air Service yang berkantor di Mimika.

Ironisnya, penembakan ini terjadi hanya beberapa jam setelah komandan TPNPB OPM Nduga, Egianus Kagoya, mengungkapkan akan membebaskan pilot Philips Max Marten, pilot Susi Air.

Diketahui, Philips Mark Mehrtens sudah menjadi tawanan KKB Pimpinan Egianus Kogoya lebih dari satu tahun. Ia juga merupakan pilot yang berkewarganegaraan Selandia Baru.

Baca Juga: Jangan Sampai Kehabisan Tiket, 3 Bulan Lagi Michael Learns To Rock Bakal Gelar Konser di Indonesia, Link Bisa di Akses Disini

Pernyataan Egianus disampaikan melalui video singkat berdurasi 1 menit 28 detik yang beredar di media sosial.

"Kalau mau bicara pilot langsung bicara dengan saya dan ingat tokoh gereja dan pemerintah jangan sekali sekali mengancam," pesan Egianus. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.