Bayi Umur 1 Tahun di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan Tega Digantung dan Ditendang Oleh Ayah Kandungnya, Pelaku Sempat Videokan dan Kirim Ke Istri

AKURAT JAKARTA - Keji, ayah kandung tega siksa anak sendiri dengan cara digantung dan ditendang.
Kasus kekerasan anak ini sedang viral di media sosial, usai sebuah akun Facebook bernama Onky Slank, membagikan video penyiksaan batita berusia 1 tahun.
Menurut keterangan dalam video, kejadian tersebut terjadi di Desa Massuloowalie, Kecamatan, Sompe Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada Senin, (5/8).
Baca Juga: Naik Mikotrans JakLingko Sekarang Bayar Berapa? Dishub DKI Beri Jawaban Soal Adanya Kenaikan Harga
Mendapat kekerasan dari sang ayah, batita berbaju pink itu pun langsung menangis dan sempat tercekat nafasnya saat digantung oleh pelaku.
Pelaku diketahui berinisal S alias Sandi (25) yang merupakan ayah kandung korban.
Ia merekam sendiri video kekerasan tersebut dan dikirim kepada istrinya yang sudah pisah ranjang tetapi belum bercerai.
Baca Juga: Siaga 2, Ratusan Orang Tewas dan Ribuan Lainnya Luka-luka Imbas Demo di Bangladesh
Diduga karena permasalahan keluarga, S tega menyiksa anak kandungnya hingga sang anak penuh luka ditubuhnya.
Kabar tersebut kemudian dibenarkan oleh Kapolres Pinrang Ajun, Kombes Pol Andiko Wicaksono pada Senin lalu.
Adapun selama berpisah, S dan anaknya tinggal bersama sang nenek yang merupakan ibu S.
Baca Juga: Usai 15 Tahun Berkuasa, PM Sheikh Hasina Pilih Kabur dari Bangladesh Untuk Cari Tempat Aman
Dimana di dalam video, ibu S lah yang menolong korban yang sedang dibanting.
Bahkan nenek korban juga sempat terkena pukulan dari pelaku.
Saat berhasil dievaluasi, korban mengalami banyak luka terutama di wajah karena sundutan rokok yang dilakukan oleh S.
Kini, korban telah diamankan aparat gabungan setempat.
Baca Juga: Pria di Makassar Tega Lempar Bayi ke Udara, Pelaku Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Polisi yang mengamankan korban itupun juga ikut menangis melihat kondisi yang memprihatinkan.
Atas tindakannya tersebut, S berhasil diciduk pihak kepolisian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 6Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 7Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 8Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UNL, 25 September 2026: Duel Sengit di Rajko Mitic
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




