Jakarta

Angin Topan Super Yagi "Gulung" Vietnam, 63 Orang Dinyatakan Hilang

Titania Isnaenin | 11 September 2024, 18:38 WIB
Angin Topan Super Yagi "Gulung" Vietnam, 63 Orang Dinyatakan Hilang

 

AKURAT JAKARTA - Vietnam baru-baru ini dilanda bencana alam angin topan yang cukup dahsyat dan menyebabkan puluhan orang menghilang.

Bencana yang terjadi pada Sabtu (7/9) itu menyebabkan 40 orang menghilang dan 63 orang lainnya meninggal dunia.

Kejadian angin topan super yagi, sebelumnya tak terdeteksi oleh badan cuaca pemerintah setempat lantaran pihaknya hanya mengumumkan bahwa akan terjadi hujan lebat di seluruh kota.

Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Ungkap Kaesang Naik Jet Pribadi Karena Erina Lagi Hamil: Kan Gak Boleh Naik Pesawat Umum

Namun ditengah hujan yang mengguyur, angin topan dengan kekuatan super melalap benda yang ada dibawahnya.

Seperti pohon, rumah, jendela apartemen serta mobil dan pengendara motor yang jatuh bergelimpangan.

Kekuatan angin topan super yagi ini diketahui punya kecepatan angin hingga 149 kilometer per jam.

Baca Juga: Ngeri, Gegara Gagal Atasi Banjir di Korea Utara, Kim Jong Un Eksekusi Mati 30 Pejabat Pemerintah

Akibat kejadian angin topan luar biasa itu, pemerintah mengalami kerugian seperti fasilitas umum yang rusak bahkan terputusnya akses telekomunikasi dan listrik di Ibu Kota Hanoi.

Lahan pertanian sebanyak 116.192 hektar jjuga dikabarkan mengalami kerusakan yang dapat memungkinkan adanya kelangkaan pangan seperti pasokan beras, buah dan sayur.

Sementara itu, keadaan diperparah dengan penutupan empat bandara dimana hal itu akan menunda perjalanan udara.

Baca Juga: Ragam Hujatan Akun Fufufafa ke Prabowo Subianto dan PKS: Sebut Tak Beristri Hingga Partai Penjual Agama

Beberapa orang yang melakukan penerbangan terjebak sementara waktu dan tak bisa kembali untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Angin topan yang terjadi juga menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yang mengakibatkan belasan orang tewas.

Setelah badai yagi mereda, gelombang setinggi 4 meter menghantam wilayah pesisir Vietnam hingga menumbangkan kapal feri yang tengah berlayar ditengah lautan.

Pemerintah melalui badan meteorologi Vietnam memperingatkan adanya banjir bandang yang membuat terputusnya jaringan telekomunikasi dan listrik berkepanjangan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.