Jakarta

Sempat Jadi Buronan Orang se Indonesia, Penangkapan Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Ternyata Berawal dari Live TikTok, Begini Kronologinya

Sastra Yudha | 20 September 2024, 16:59 WIB
Sempat Jadi Buronan Orang se Indonesia, Penangkapan Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Ternyata Berawal dari Live TikTok, Begini Kronologinya

AKURAT JAKARTA - Setelah menjadi buronan polisi selama 11 hari, Indra Septiarman (26), pembunuh dan pemerkosa Nia Kurnia (18 tahun), akhirnya berhasil ditangkap.

Indra ditangkap pada Kamis (19/9/2024), setelah persembunyiannya diketahui warga.

Bahkan, pelaku pembunuh dan pemerkosa gadis penjual gorengan di Padang Pariaman ini sempat dikepung ribuan warga.

Beruntung, puluhan anggota polisi dari Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman dengan sigap mengamankan pelaku. Kalau tidak, nyawa Indra Septiarman mungkin sudah melayang di tangan warga yang mengepungnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Puji Posko Makan Gratis di Warakas Jakut, Bisa Jadi Sampel Program Swadaya Masyarakat yang Berhasil

Video pengepungan dan penangkapan Indra Septiarman ini banyak berseliweran dan viral di media sosial.

Sebab, sejak ditemukannya jasad Nia Kurnia dalam sebuah lubang di pinggir hutan dan dalam kondisi tanpa busana, dugaan pelaku mengarah ke Indra.

Residivis kasus pencabulan ini terlihat sempat membuntuti korban yang sedang berjualan gorengan. Selain itu, berdasarkan keterangan warga, Indra juga sempat meminjam cangkul.

Ditambah lagi, sejak jasad korban ditemukan, Indra langsung menghilang dari kampungnya. Kecurigaan polisi pun langsung mengarah ke Indra sebagai pelaku.

Netizen pun ramai-ramai memposting foto Indra di media sosial. Indra dijadikan buronan warga se-Indonesia. Siapa saja yang melihat tampang Indra, diminta langsung melapor ke polisi di mana pun berada.

Hampir setiap hari, polisi dibantu warga memburu Indra, yang semula diduga sembunyi di tengah hutan. Namun, hamper dua pekan perburuan tak membuahkan hasil.

Akhirnya, persembunyian Indra tercium warga di hari kesebelas. Indra sembunyi di loteng sebuah rumah kosong di Padang Kabau, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga: OI PADANG JANGAN LUPA! Besok Sore Ada Konser Gratis Iwan Fals di Lapangan Imam Bonjol, Open Gate Pukul 15.00 WIB

Persembunyian Indra ditemukan bermula dari seorang pemuda inisial PE dan rekan-rekannya yang sedang melakukan live TikTok.

Kamis (19/9/2024) siang kemarin, PE dan kawan-kawannya memang sedang mencari keberadaan Iwan Setiawan.

Setelah lelah dan karena cuaca terik, PE dan kawan-kawannya istirahat di teras rumah kosong alias tak berpenghuni.

Di teras rumah gedong itu, PE dan kawan-kawannya kembali bermain live TikTok. Tiba-tiba ada seorang ibu yang memberikan kunci rumah kosong tersebut kepada PE, untuk bisa istirahat di dalam rumah.

Namun ketika hendak dibuka, ternyata rumah tersebut dikunci slot dari dalam. Padahal, rumah itu sudah lama tak ditempati.

PE dan kawan-kawannya pun curiga, jangan-jangan Indra sembunyi di dalam rumah itu.

PE pun memberitahu warga sekitar. Lelu, mereka bersama-sama mendobrak pintu untuk memeriksa langsung ke dalam rumah kosong tersebut.

Benar saja, saat diperiksa ternyata ada orang di dalam rumah tersebut, tepatnya di atas loteng.

Warga pun semakin curiga bahwa orang yang sembunyi di loteng tersebut adalah Indra Septiarman.

Kabar ditemukannya Indra sembunyi di loteng pun menyebar ke warga. Ratusan orang pun kompak mengepung rumah itu. Mereka ada yang membawa kayu, golok, arit, dan lain sebagainya.

Masyarakat mengepung rumah tersebut, agar pelaku tidak melarikan diri. Sementara warga lainnya melapor ke polisi.

Baca Juga: Cara Mengisi Alasan Sanggah Seleksi Administrasi CPNS 2024

Tak lama kemudian, polisi tiba dan menangkap Indra dengan paksa dari loteng menggunakan tangga kayu.

Saat turun, beberapa orang menarik Indra dengan paksa, membuat celananya melorot. Dia jatuh ke lantai dan sempat dikeroyok oleh warga.

Puluhan polisi berhasil mengamankan pelaku dengan memiting lehernya dan menyeretnya masuk ke mobil polisi.

Bahkan, polisi sempat melepas tembakan ke udara untuk membubarkan warga yang terus merangsek dan berusaha memukul pelaku.

Tersangka langsung dibawa ke Polres Padang Pariaman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Alhamdulillah dengan segala doa dan dukungan masyarakat, kami telah berhasil mengamankan IS," kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.