Jakarta

Tak Hanya Hutang Piutang, Pelaku Pembunuh Bocah yang Tewas Dililit Lakban Didasari Motif Cemburu Asmara Sesama Jenis

Titania Isnaenin | 24 September 2024, 09:08 WIB
Tak Hanya Hutang Piutang, Pelaku Pembunuh Bocah yang Tewas Dililit Lakban Didasari Motif Cemburu Asmara Sesama Jenis

 

AKURAT JAKARTA - Miris, 2 diantara 5 pelaku pembunuhan bocah 5 tahun di Lebak Banten yang dililit lakban rupanya punya motif lain selain hutang piutang.

Motif pembunuhan bocah yang ditemukan di Pantai Cihara, Lebak Banten ini rupanya juga didorong oleh motif kecemburuan.

Pasalnya, 2 pelaku yang berinisial S alias Saenah (38) dan R, Ridho alias Rahmi (38) rupanya diketahui memiliki hubungan spesial sesama jenis.

Baca Juga: Banjir Transferan, Warganet Coba Kirim Saldo GoPay ke Nomor Kaskus Fufufafa, Setelah Dicoba Pakai Mbanking Ternyata Ini yang Keluar

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara membeberkan hal tersebut saat jumpa pers pada Senin, (23/9).

"Pelaku memiliki penyimpangan seks untuk hubungan sesama jenis," ujar Kemas Indra, dikutip pada Selasa (24/9).

Selain itu, motif hutang piutang juga dipicu jadi motif pembunuhan yang dilakukan Saenah dan Rahmi.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Bocah 5 Tahun yang Tewas Dilakban Berhasil Ditangkap, Rupanya Korban Dieksekusi 5 Orang Dewasa Diantaranya Emak-emak

Kedua pelaku diketahui meminjam identitas ibu korban untuk hutang pinjol.

Namun karena hal itu, Rahmi jadi sering dekat dengan ibu korban yang membuat Saenah cemburu berat.

 

"Jadi SH dan RH ini memiliki utang pinjol dengan meminjam identitas dari ibu korban, juga menaruh kecemburuan terhadap ibu korban karena sering deket dengan Saudari RH, pelaku," katanya lagi.

Baca Juga: Banjir Transferan, Warganet Coba Kirim Saldo GoPay ke Nomor Kaskus Fufufafa, Setelah Dicoba Pakai Mbanking Ternyata Ini yang Keluar

Sementara itu, polisi juga telah menangkap 3 pelaku lainnya yang masih berusia muda, yakni Emi (23), Ujang Hildan (22), dan Yayan Herianto (23).

Pelaku lainnya seperti Emi diduga ikut menjadi eksekutor untuk menghilangkan nyawa Aqilatunnisa karena sakit hati anaknya kerap dimarahi ibu korban.

Disisi lain, Emi juga diiming-imingi uang senilai Rp50 juta yang membuatnya mengiyakan untuk melakukan aksi keji tersebut.

Baca Juga: Netizen Coba Kirim Sejumlah Uang Ke Nomor Terduga Pemilik Akun Fufufafa Lewat GoPay, Awalnya Atas Nama Gibran Kini Berubah Jadi Slamet

"Untuk pelaku EM atas perintah SH dan RH itu diimingi uang Rp 50 juta untuk ikut serta di kasus pembunuhan," tuturnya. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.