Kecelakaan Maut KA Gajayana Hantam Truk di Kebumen, Pos Pelintasan Hancur

AKURAT JAKARTA — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026) malam.
Kereta Api (KA) Gajayana relasi Malang–Gambir menghantam sebuah truk tronton, yang mengakibatkan bangunan pos penjaga perlintasan ambruk total dan perjalanan kereta api sempat terhambat.
Insiden yang terjadi pada pukul 21.32 WIB tersebut bermula saat truk tronton bernomor polisi L 8861 UC melintas dari arah timur.
Benturan keras dengan rangkaian kereta api membuat truk terpental hingga menghantam pos penjaga palang pintu hingga hancur.
Selain kerusakan infrastruktur, kecelakaan ini memicu kemacetan panjang di jalur darat sekitar lokasi.
PT KAI Daop 5 Purwokerto segera melakukan langkah mitigasi atas insiden tersebut. Akibat kerusakan yang ditimbulkan, perjalanan kereta api di wilayah tersebut sempat dibatasi hanya menggunakan satu jalur dengan pembatasan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam demi keamanan.
Baca Juga: Prediksi Skor Club Brugge vs Marseille di UCL, 29 Januari 2026: Duel Hidup-Mati di Jan Breydel
Melalui keterangan resminya, pihak KAI menyampaikan bahwa proses evakuasi bangkai truk telah rampung dilakukan pada Rabu (28/1/2026) pagi.
Kini, jalur hulu dan hilir telah kembali normal dan dapat dilalui sesuai ketentuan kecepatan yang diizinkan.
"Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden ini. Jalur kini sudah dapat dilalui kembali," tulis manajemen KAI melalui akun resmi media sosialnya.
Meski jalur telah kembali normal, pihak KAI masih menunggu hasil investigasi resmi untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan, termasuk fungsi palang pintu saat kejadian berlangsung.
Kejadian ini kembali menjadi alarm bagi para pengguna jalan untuk meningkatkan kedisiplinan di perlintasan sebidang.
Polres Kebumen beserta petugas terkait masih berjaga di lokasi guna mengatur sisa kepadatan arus lalu lintas dan memastikan puing-puing bangunan pos yang hancur tidak mengganggu pandangan masinis maupun pengendara jalan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 4Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



