Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning Bekasi: 19 Rumah Hangus dan 7 Orang Luka-Luka

M Rahman Akurat | 2 April 2026, 07:49 WIB
Kebakaran Hebat Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning Bekasi: 19 Rumah Hangus dan 7 Orang Luka-Luka
Kebakaran landa Gudang Elpiji di Cimuning, Bekasi.

AKURAT JAKARTA – Insiden kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam tersebut baru berhasil dipadamkan total pada Kamis (2/4/2026) dini hari.

Selain menghanguskan fasilitas pengisian gas, api yang berkobar besar juga merembet ke pemukiman warga sekitar. Berdasarkan data terkini, belasan bangunan warga turut menjadi korban keganasan si jago merah.

Baca Juga: Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Warga Pakuhaji, Bupati Tangerang Langsung Berikan Bantuan untuk Perbaikan

Kronologi dan Penyebab Kebakaran

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Heryanto, mengungkapkan bahwa api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 03.45 WIB setelah pengerahan unit pemadam secara maksimal.

"Diduga sementara api berasal dari kebocoran gas pada tabung utama saat proses pengisian. Kami mengerahkan sedikitnya 12 unit mobil damkar ke lokasi untuk memutus perambatan api," ujar Heryanto, Kamis (2/4/2026).

Dampak Kerusakan: Rumah Warga dan Korban Luka

Kebakaran ini berdampak luas pada lingkungan sekitar SPBE. Tercatat sebanyak 19 rumah tinggal dan 2 unit kios hangus terbakar.

Rinciannya mencakup 15 rumah di wilayah RT 02/RW 03, serta 4 rumah dan 2 kios di wilayah RT 01/RW 03.

Tak hanya kerugian materiil, insiden ini juga memakan korban luka. "Tercatat ada tujuh orang terluka dan semuanya sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif," tambah Heryanto.

Baca Juga: Prediksi Skor Fluminense vs Corinthians di Liga Brasil, 2 April 2026: Fluzao Andalkan Rekor Kandang

Respons Pertamina Patra Niaga

Menanggapi insiden tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menyampaikan permohonan maaf resmi kepada masyarakat.

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memohon maaf atas insiden yang terjadi di SPBE PT Indogas Andalan Kita," jelas Susanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis pagi.

"Saat ini fokus utama kami adalah penanganan dampak kebakaran serta memastikan keselamatan masyarakat dan pekerja di lokasi," lanjutnya.

Pasokan LPG Dipastikan Aman

Meski salah satu titik pengisian gas mengalami kendala besar, Pertamina menjamin bahwa distribusi energi untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya tidak akan terganggu.

Baca Juga: Mengenal Varian Baru Covid-19 Cicada, Mutasi Tinggi namun Risiko Dinilai Rendah

"Kami pastikan stok dan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman dan tidak terganggu. Terkait penyebab pasti insiden, kami akan melakukan investigasi mendalam bersama aparat berwenang segera setelah situasi benar-benar kondusif," tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.