Jakarta

Sadis! Tiga Pria Disekap Selama Tiga Pekan di Percetakan Senen, Kaki Diborgol dan Dirantai, Orang Tua Korban Diperas Puluhan Juta

M Rahman Akurat | 28 Juni 2026, 18:22 WIB
Sadis! Tiga Pria Disekap Selama Tiga Pekan di Percetakan Senen, Kaki Diborgol dan Dirantai, Orang Tua Korban Diperas Puluhan Juta
Tiga pria yang menjadi korban penyekapan dan pemerasan di Percetakan Senen. (istimewa)

AKURAT JAKARTA - Jajaran Polsek Senen berhasil membongkar kasus penyekapan sadis terhadap tiga orang pria di sebuah usaha percetakan kawasan Jakarta Pusat.

Ketiga korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki diborgol dan diikat menggunakan rantai besi setelah disekap selama tiga pekan.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Percetakan Mau Print, Jalan Kalibaru Timur No. 182 RT 3/RW 2, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Resmi! Iran dan Korsel Tersingkir, Ini Daftar 32 Tim yang Lolos Babak Gugur Piala Dunia 2026 Lengkap dengan Jadwal Pertandingannya

Kronologi Penggerebekan oleh Polisi

Kapolsek Senen, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa operasi pembongkaran ini bermula dari adanya laporan salah satu orang tua korban.

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima informasi tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kami mendapatkan informasi adanya penyekapan terhadap korban. Kemudian personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan," ujar Kompol Widodo Saputro pada Minggu (28/6/2026).

Saat petugas tiba di lokasi percetakan, mereka menemukan tiga orang korban dalam kondisi tidak berdaya, yaitu: Tegar Saputra, Muhamad Rafli Jaelani, dan Adit Saputra.

Kondisi ketiga korban sangat memprihatinkan saat dievakuasi. Tegar Saputra dan Muhamad Rafli Jaelani ditemukan dengan kaki diborgol menggunakan tali baja.

Sementara itu, korban bernama Adit Saputra mengalami penyekapan yang lebih ekstrem dengan kaki diborgol sekaligus diikat menggunakan rantai besi.

Baca Juga: Kurangi Timbunan Sampah Jakarta, Legislator Golkar Alia Noorayu Dorong Warga Klender Aktif Menabung Sampah

Motif Penyekapan dan Pemerasan Rp 50 Juta

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari pihak kepolisian, aksi penyekapan ini diduga dipicu oleh masalah pencurian.

Kejadian bermula ketika salah satu korban, Tegar Saputra, ketahuan melakukan pencurian pelat di percetakan milik pria bernama Martin.

"Saat diinterogasi, Tegar mengaku melakukan aksi pencurian tersebut bersama dua rekannya, Muhamad Rafli Jaelani dan Adit Saputra. Akibatnya, ketiganya kemudian diduga disekap selama sekitar tiga minggu dengan kondisi kaki diborgol dan diikat," jelas Kompol Widodo.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.