Mengapa Ayatollah Mojtaba Khamenei Tak Menghadiri Pemakaman Ayahnya Mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei? Ternyata Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, dipastikan tidak akan menghadiri prosesi pemakaman ayahnya yang juga mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Rangkaian upacara penghormatan terakhir untuk Ali Khamenei akan digelar di Teheran dan Kota Qom pada 7 Juli.
Sementara itu, jenazah Ali Khamenei rencananya akan dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli mendatang.
Terancam Jadi Target Serangan Israel
Pejabat senior Iran, Ayatollah Hakim Elahi, mengungkapkan bahwa ketidakhadiran Mojtaba didasari oleh kekhawatiran keamanan yang sangat tinggi.
Pihak otoritas Iran menilai Ayatollah Mojtaba rawan menjadi target serangan lanjutan dari Israel.
Mengutip laporan NDTV, Ayatollah Hakim Elahi menjelaskan bahwa ancaman nyata dan risiko pengintaian ketat dari Israel membuat kehadiran Mojtaba di ruang publik tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga jutaan pelayat yang akan memadati lokasi pemakaman.
Mojtaba Juga Absen di Pemakaman Sang Istri
Sebelumnya, laporan dari IranWire juga mencatat bahwa Mojtaba Khamenei absen dalam upacara pemakaman istrinya, Zahra Hadad Adel, pada Rabu (1/7/2026).
Zahra merupakan salah satu korban tewas bersama Ali Khamenei akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat di Teheran pada 28 Februari lalu.
Berdasarkan foto-foto yang dipublikasikan oleh media Iran, sosok Mojtaba tidak terlihat dalam upacara penghormatan yang diadakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Farhang Teheran.
Acara tersebut hanya dihadiri oleh ayah kandung Zahra, Gholam Ali Hadad Adel.
Sebagai informasi, jaringan sekolah Farhang merupakan lembaga yang didirikan oleh Gholam Ali Hadad Adel.
Baca Juga: AS Ingatkan Iran Terkait Rencana Israel Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen
Semasa hidupnya, Zahra Hadad Adel (kelahiran 1979) aktif mengajar di cabang putri Teheran.
Ia merupakan lulusan ilmu komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik dari Universitas Allameh Tabataba'i. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 2Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



