3 Warga Jadi Korban Bacok, Diduga Aksi Balasan Bandar Narkoba Kampung Ambon

AKURAT JAKARTA – Polisi mengusut aksi penyerangan menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) yang menimpa tiga warga di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.
Aksi brutal tersebut diduga berkaitan dengan operasi pemberantasan narkoba di Kompleks Permata atau Kampung Ambon.
Peristiwa terjadi saat ketiga korban sedang duduk bersantai di pinggir kali sekitar pukul 16.00 WIB. Tiba-tiba, sebuah kendaraan mendekat dan sejumlah orang turun melancarkan serangan secara mendadak.
Baca Juga: Cegah Kerusakan Mata Anak Akibat Gawai, Terapkan Formula 20-20-20
"Ketika tiga korban sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan. Setelah itu, turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi.
Akibat serangan tersebut, dua korban mengalami luka bacok serius pada bagian lengan dan punggung. Sementara satu korban lainnya menderita luka tembak di area telinga.
Seluruh korban saat ini dalam kondisi sadar dan tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru dan satu proyektil utuh.
"Kita akan cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan," jelas Nasriadi.
Pada saat berdekatan, kebakaran melalap area lapak yang sebelumnya telah diratakan petugas saat penggerebekan di Kampung Ambon. Lokasi penyerangan memang berhadapan langsung dengan kawasan pemberantasan narkoba tersebut.
Polisi kini mendalami apakah kebakaran tersebut disengaja sebagai bentuk perlawanan kelompok bandar narkoba.
"Kami masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa penggerebekan dan penangkapan, atau memang terbakar," ungkapnya.
Nasriadi menegaskan pihak kepolisian tidak akan mundur dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Jakarta Barat.
"Kalaupun itu merupakan ulah dari jaringan atau bandar narkoba yang terusik bisnisnya, kita akan cari dan kejar sampai ke akarnya. Polisi tidak takut dengan bandar narkoba dan kami terus melakukan pemberantasan sesuai perintah Bapak Kapolri dan Kapolda Metro Jaya," tegas Nasriadi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

