Jakarta

Ibu dan Anak Tinggal Tengkorak di Cinere Sangat Tertutup, Terakhir Ketemu Saudara 12 Tahun Silam

Sastra Yudha | 12 September 2023, 13:58 WIB
Ibu dan Anak Tinggal Tengkorak di Cinere Sangat Tertutup, Terakhir Ketemu Saudara 12 Tahun Silam

AKURAT.CO - Penyebab kematian ibu dan anak inisial GA (64) dan DA (38) yang mayatnya tinggal tengkorak, masih menjadi misteri.

Polisi menyebut, keluarga yang tinggal di Perumahan Cinere, Depok, Jawa Barat ini, selama ini dikenal sangat tertutup.

Bahkan terhadap keluarga inti, seperti dengan adik, kakak, atau pamannya. Terakhir bertemu keluarga inti pada 12 tahun lalu, atau tepatnya pada 2011 silam.

Hal tersebut disampaikan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, berdasarkan keterangan keluarga korban inisial S dan K.

"Ternyata keluarga ini cukup tertutup. Dengan keluarga inti, terakhir bertemu tahun 2011. Dengan adik dan sebagainya," kata Kombes Hengki kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pesta Seks, Gunakan Media Sosial sebagai Sarana Undangan

Diketahui, S dan K dimintai keterangan oleh polisi, karena namanya tertulis dalam secarik kertas yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Jadi intinya mengindikasikan antara keluarga inti dengan yang bersangkutan kurang harmonis. Hanya ketemu terakhir 2011," ujarnya.

Hengki menuturkan, kasus ini mirip dengan kasus sekeluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat, tahun lalu.

Namun demikian, lanjut Hengki, pihaknya tak mau serta merta mengambil kesimpulan dan masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus yang ada.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami temuan-temuan tersebut dan memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga: NOVEL BAG.98 : Sekelumit Kisah Rumah Tangga Fathia

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian kedua korban.

"Apakah ini (penyebab kematian) alamiah, apakah ini bunuh diri, apakah ini pembunuhan, itu nanti dari alat bukti," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.