HEBOH! KPK Tetapkan Muhaimin Jadi Tersangka Korupsi di Pemprov Maluku Utara, Begini Tanggapan Ketua Partai Gerindra

AKURAT JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus suap pengadaan dan perizinan proyek di Maluku Utara.
Juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan bahwa dari proses penyidikan perkara yang melibatkan gubernur Maluku Utara nonaktif, Abdul Ghani Kasuba,
tim penyidik memperoleh informasi dan data yang menjadi alat bukti baru.
Meski demikian, Ali belum bersedia mengungkapkan identitas dua tersangka baru tersebut. "Update dari penyidikan ini akan kami sampaikan bertahap," kata Ali.
Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya di KPK, dua tersangka baru dalam kasus korupsi tersebut adalah Muhaimin dan Imran Jakub.
Baca Juga: Resep Sate Ayam Madura, Menu Istimewa Bisa Dibuat Bareng Keluarga di Rumah, Rasanya Maknyus
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Muhaimin telah diperiksa sebagai saksi sebanyak dua kali, yakni pada Jumat 5 Januari dan Selasa 20 Februari 2024 lalu.
Selain itu, rumah Muhaimin yang berada di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang, juga digeledah tim penyidik KPK pada Kamis 4 Januari 2024.
Dari rumah Muhaimin, KPK mengamankan berbagai dokumen, termasuk alat elektronik yang diduga dapat menjelaskan perbuatan dari para tersangka dalam perkara ini.
Namun jangan salah terka. Muhaimim yang jadi tersangka korupsi ini bukanlah Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB yang juga Cawapres Anies Baswedan di Pilpres lalu.
Muhaimin yang jadi tersangka adalah Muhaimin Syarif, mantan Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara.
Sedangkan Imran Jakub merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Maluku Utara.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Raih Provinsi Terbaik Tiga dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2024 Bappenas RI
Menanggapi penetapan tersangka terhadap Muhaimin, Ketua Gerindra Maluku Utara Sahril Taher mengatakan bahwa Muhaimin sudah tidak aktif di pengurusan Partai Gerindra Maluku Utara.
"Jadi Muhaimin itu kader biasa dan bahkan tak masuk juga dalam komposisi kepengurusan DPD Partai Gerindra Maluku Utara saat ini," ujarnya.
Sahril mengungkapkan, Muhaimin sudah dinonaktifkan dari jabatan ketua Gerindra Maluku Utara sejak 10 Januari 2024 silam.
"Kami belum ada sikap, karena dia (Muhaimin) masih anggota partai, namun bukan Ketua Gerindra Maluku Utara," pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



