Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes Amerika Pagi Ini, MUI Ajak Umat Islam Lanjutkan Boikot Produk Israel

AKURAT JAKARTA - Puluhan ribu orang ikut Aksi Bela Palestina di depan Kedubes Amerika di Jakarta, Minggu (6/10/2024) pagi.
Aksi unjukrasa ini digelar oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP). Aksi digelar rangka memperingati 1 tahun genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina, utamanya di jalur Gaza.
Massa melakukan long march dari Monas dan Sebagian ada yang dari masjid Istiqlal menuju depan Kedubes Amerika.
Massa yang Sebagian besar mengenakan baju bernuansa putih dan hitam. Mereka membawa bendera Palestina dan sejumlah poster. Massa juga membawa sorban dan ikat kepala bertulisan 'Palestina'.
Baca Juga: Real Madrid Samai Kedudukan Barcelona Usai Raih Kemenangan 2-0 Atas Villarreal
Aksi dimulai dengan zikir dan doa bersama. Dilanjurkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu, massa melantunkan ayat suci Al-Qur'an.
Setelah itu, baru dilakukan orasi. Sejumlah tokoh menyampaikan orasi, yang menuntut Amerika dan PBB untuk segera menghentikan genosida yang dilakukan Israel, dan memberikan kemerdekaan untuk Palestina.
Salah satu tokoh yang menyampaikan orasi adalah Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim.
Dalam orasinya, ia kembali mengajak umat Islam untuk memboikot produk Israel. Ia mengatakan, fatwa MUI terkait boikot produk Israel, tak pernah dicabut. Karena itu, seruan boikot terhadap produk Israel harus dilanjutkan.
"Fatwa MUI terkait dengan produk Israel dan produk yang terafiliasi dengan Israel itu tidak pernah dicabut. Karena itu, saya menyerukan agar boikot terhadap produk Israel harus dilanjutkan," kata Sudarnoto.
Sudarnoto mengimbau pemerintah serius melakukan pengawasan terhadap produk impor dari Israel.
"Saya juga mengimbau kepada pemerintah agar sungguh-sungguh melakukan kontrol terhadap impor Israel," katanya.
Dia juga mengingatkan kepada Amerika Serikat agar tak lagi mendukung Israel. Menurutnya, kehancuran dapat dialami negara mana pun, termasuk Israel dan Amerika.
"Karena itu, kami semua mengingatkan kepada Amerika, jangan lagi memberikan dukungan kepada Israel, jangan lagi membiarkan genosida yang dilakukan oleh Israel. Kalau ini dibiarkan, maka bangsa-bangsa di dunia akan terus bergerak. Ingat, suatu saat Amerika juga akan mengalami kehancuran dari dalam," ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



