Intan Nurul Hikmah Akan Tambah Beasiswa Demi Tingkatkan Kesejahteraan Guru PAUD di Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA - Calon Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan akan menambah jumlah beasiswa bagi seluruh guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Tangerang.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Tasyakuran Gedung Baru Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tangerang di Sekretariat IGRA, Cikupa, Selasa (17/12/2024).
Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang itu mengatakan, pada tahun ini para guru PAUD sudah mendapatkan beasiswa atau tunjangan guru dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Untuk itu, ke depannya dirinya bersama calon bupatinya, Maesyal Rasyid akan menambahkan jumlah beasiswanya saat masa kepemerintahannya agar jumlah guru PAUD semakin meningkat.
"Sudah ada beasiswa yang diberikan, Insya Allah makin tahun nanti makin bertambah. Supaya makin banyak yang mau jadi Guru PAUD," ujar Intan.
Ia mengatakan, baik tenaga pendidik PAUD yang berbasis Islami atau profesional, SDM-SDM-nya harus ditingkatkan. Sebab, percuma pendidikan banyak tapi SDM-nya tidak siap.
"Jadi memang dari mulai SDM sampai kesejahteraannya itu adalah hal yang utama untuk pemerintah daerah. Terutama untuk saya yang pernah menjadi bagian dari penanggat pendidik PAUD di Kabupaten Tangerang," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, terkait penambahan hibah beasiswa ini kemungkinan akan dilakukan secara bertahap dan tidak dilaksanakan tiap tahun.
"Kalau yang namanya hibah itu kan nggak boleh tiap tahun, jadi berkala lah. Misalnya jika tahun depannya lagi, dua tahun ke depan baru bisa dikasih lagi hibahnya," terangnya.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memikirkan kesejahteraan bagi semua guru yang berurusan dengan pendidikan anak usia dini, baik itu guru PAUD, TK, IGRA, maupun Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI).
Sebab, ia beranggapan dalam mendidik anak usia dini itu juga sulit. Apalagi, saat usia tersebut anak-anak sudah mampu menyerap semua ilmu.
"Karena memang pendidikan usia dini Ini bukan pendidikan yang dianggap mudah. Sulit mendidik anak-anak usia dini. Apalagi usia mereka adalah usia yang menyerap semua ilmu," katanya.
"Dari berdoa yang pendek, mulai bentuk ayat pendek, Bahasa Arab sedikit-sedikit, surat-surat pendek diajarkan dari usia dini," sambungnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


