Jakarta

Tinjau Banjir di Pasir Nangka Tigaraksa, Wabup Intan Nurul Hikmah Sebut Pemkab Tangerang Siapkan Kolam Retensi

Yasmina Nuha | 6 Maret 2025, 12:43 WIB
Tinjau Banjir di Pasir Nangka Tigaraksa, Wabup Intan Nurul Hikmah Sebut Pemkab Tangerang Siapkan Kolam Retensi

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan meninjau banjir di wilayah Perumahan Mustika, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (5/3/2025).

Usai meninjau, Intan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun kolam retensi atau polder untuk menanggulangi banjir yang selalu melanda wilayah Kabupaten Tangerang di setiap musim penghujan tiba.

"Kita juga akan bangun kolam retensi atau polder untuk menanggulangi banjir. Karena, memang itu salah satu program prioritas kita," ujar Intan kepada wartawan.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Intan Nurul Hikmah Panen Buah Melon di Sukamulya

Kemudian, Politikus Golkar itu mengatakan bahwa banjir di wilayah Perumahan Mustika, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa ini merupakan banjir yang tidak terduga.

Sebanyak 450 orang yang terkena dampak banjir, dan 100 orang diharuskan mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

"Banjir di Mustika ini di luar prediksi. Karena saat ini tidak hujan, tetapi air naik. Saat ini kita saat ini sedang mendata warga yang terdampak banjir untuk mengetahui kebutuhan mereka," katanya.

Baca Juga: Program Mudik Gratis 2025, Wakil Ketua DPRD DKI Basri Baco Minta Prioritaskan Keamanan Kendaraan dan Pengemudi

Dalam menangani banjir ini, Intan mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bina Marga, dan Pemerintah Provinsi Banten untuk menangani banjir yang melanda Kecamatan Kecamatan Tigaraksa, dan wilayah lainnya seperti Legok, Pagedangan, dan Teluknaga.

"Kita ingin memastikan bahwa warga yang terdampak banjir dapat menikmati makanan yang segar dan enak. Kita, dirikan dapur umum juga," tukasnya.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan bahwa banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa ini telah menyebabkan beberapa akses jalan terputus karena banjir yang cukup tinggi.

Baca Juga: Banjir Masih Kepung Sejumlah Wilayah Jakarta, Ketua DPRD DKI Minta Pemprov Segera Keruk Seluruh Sungai di Jakarta

Ia pun mengungkapkan ketinggian air yang merendam 450 warga Perumahan Mustika tersebut mencapai 100 cm.

"Banjir yang merendam Perumahan Mustika cukup tinggi, hampir mencapai 1 meter," ungkapnya.

Menurutnya, banjir yang melanda Perumahan Mustika akibat saluran anak Sungai Cimanceuri yang meluap, dan merendam pemukiman masyarakat.

"Air saungai meluap, dibelakang Perumahan kan ada saluran anak Sungai Cimanceuri," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y