Jakarta

Hadiri Rakor Inflasi Daerah Se-Provinsi Banten, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Semua Stakeholder Bersinergi dan Berkolaborasi

Sastra Yudha | 7 Maret 2025, 19:31 WIB
Hadiri Rakor Inflasi Daerah Se-Provinsi Banten, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Semua Stakeholder Bersinergi dan Berkolaborasi

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak semua stakeholder untuk berkolaborasi dalam mengendalikan inflasi sekaligus menguatkan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Se-Provinsi Banten tahun 2025.

Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah ini dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, di Kota Serang, pada Jumat (7/3/2025).

Baca Juga: Pesan Bupati Tangerang Kepada Dokter dan Perawat RSUD Tigaraksa: Layani Setiap Pasien dengan Baik, Tanpa Lihat KTP Asal dan PBJS atau Bukan

Rakor dibuka oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan dihadiri oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Ditjen Bina Bangga Kemendagri, Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri, Kementrian Koordinator Bidang Ekonomi RI, dan Bupati/Walikota Se-Banten.

Dalam kesempatan tersebur, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.

"Semua stakeholder harus berkomitmen, bersinergi dan berkolaborasi dalam mengendalikan inflasi sekaligus menguatkan ekonomi daerah," katanya.

Intan Nurul mengatakan, pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah sangatlah penting.

"Karena itu, seluruh stakeholder harus bersama-sama berkomitmen, bersinergi dan berkolaborasi, terlebih kolaborasi TPID dan TP2DD antara daerah dan BI sangat diperlukan," ujarnya.

Menurut Wabup Intan, kolaborasi antara BI dan pemerintah daerah melalui TPID dan TP2DD, menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Apalagi di wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan) yang memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi barang dan layanan keuangan digital.

Baca Juga: Dikritik Karena Tinjau Banjir Naik Helikopter, Begini Tanggapan Gubernur Jakarta Pramono Anung

"Dalam menghadapi tantangan ekonomi, salah satu kuncinya adalah kolaborasi antara BI dan pemerintah daerah melalui TPID dan TP2DD, khususnya di wilayah Tangerang raya yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal distribusi barang dan layanan keuangan digital," ungkapnya

Sementara Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Andra Nana Supiana, yang memimpin Rakor ini mengatakan, pengendalian inflasi khususnya di bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, harus menjadi perhatian serius seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten.

Untuk itu, pihaknya meminta semua pemerintah daerah di Provinsi Banten benar-benar mencermati stok dan kelancaran pasokan bahan pokok serta mengendalikan harganya.

"Stok dan kelancaran pasokan serta Harga bahan pokok selama Ramadhan dan jelang Hari Raya harus terus dimonitor. Persiapkan dan lakukan langkah-langkah yang strategis sehingga inflasi tetap terkendali," tutur Nana.

Baca Juga: Konser OPICK dan Sal Pariadi Akhir Ramdhan di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Pihaknya berharap melalui Rakor tersebut, pemerintah kabupaten/kota di Banten juga bisa saling berkoordinasi dan bersinergi, sehingga dampak dari inflasi daerah yang terjadi tidak membebani masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.