Jakarta

Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kecamatan Rajeg Disambut Antusias Warga, Realisasi Program 100 Hari Bupati dan Wabup Tangerang Maesyal-Intan

Sastra Yudha | 9 Maret 2025, 09:35 WIB
Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kecamatan Rajeg Disambut Antusias Warga, Realisasi Program 100 Hari Bupati dan Wabup Tangerang Maesyal-Intan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Kembali menggelar pasar murah.

Kali ini giliran Kecamatan Rajeg yang menjadi tuan rumah dari program Gerakan Pasar Murah (GPM) ini.

Pasar murah Sembako ini digelar di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, pada Kamis (06/03/2025).

Tersedia sebanyak 5.900 paket sembako, yang berisi 1 kg terigu, 1 kg beras, 1 kg gula, dan 1 liter minyak goreng.

Baca Juga: Prediksi Skor Hoffenheim vs Heidenheim di Bundesliga, 9 Maret 2025: Laga Krusial bagi Kedua Tim

Pasar Murah di Kecamatan Rajeg ini disambut antusias warga. Hanya dalam hitungan jam, ribuan paket sembako tersebut telah ludes terjual.

Camat Rajeg, Oman Apriaman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendistribusikan voucher belanja Pasar Murah ke 12 desa dan 1 kelurahan yang ada di lingkup Kecamatan Rajeg.

"Paket sembako tersebut dijual dengan harga Rp 35.000," ungkap Oman Apriaman.

Oman menegaskan, GPM merupakan program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid - Intan Nurul Hikmah.

Program ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau kepada masyarakat.

Apalagi di bulan Ramadhan, biasanya harga-harga pangan mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan Harga pangan terjadi sejak sebelum Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri.

"Momentum menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, atas atensi Bupati dan Wakil Bupati agar masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau," tegas Camat Oman.

Dikatakan Oman, program GPM ini sangat dinantikan masyarakat. Hal ini terlihat dari antusias warga yang datang untuk membeli paket yang disediakan pihak Kecamatan Rajeg.

Baca Juga: Jangan Nekat Download Link FF Beta Testing Sembarangan, Lebih Aman Pakai Ini Bisa Dapat Unlimited Diamond

"Program ini akan kita evaluasi dan rencanakan kembali, terutama menjelang Idul Fitri nanti. Dengan kondisi yang memungkinkan, tidak menutup kemungkinan program ini akan digelar kembali agar masyarakat terus mendapatkan manfaatnya," katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah berjanji akan menghadirkan pasar murah tiap bulannya.

"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Tadi juga banyak yang menyampaikan aspirasi, khusunya soal kebutuhan dapur. Saya juga sebagai ibu-ibu merasakan hal yang sama. Maka dari itu, saya dan Pak Maesyal berkomitmen untuk menciptakan pasar murah di setiap bulan," ujar Intan beberapa Waktu lalu.

Sebelumnya, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga sudah dilaksanakan di Alun-alun Tigaraksa, pada Rabu (26/2/2025) lalu.

Pemkab Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar sambako murah, dengan menyediakan 1.000 paket sembako yang berisi gula, minyak goreng dan tepung terigu.

Paket-paket tersebut dijual dengan harga Rp 52.000 per paket. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga ekonomisnya yang mencapai Rp 95.200

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan bahwa Pemkab Tangerang memberikan subsidi paket sembako yang dijual di operasi pasar murah tersebut.

"Pemerintah daerah memberikan subsidi sebesar Rp 43.200 per paket untuk meringankan beban masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Mana yang Lebih Work? Pakai ModFYP APK, ModJoy Atau XModz FF yang Bisa Bikin Akun Jadi Auto GM, Tapi Resikonya Bisa Dibanned Selamanya

Sekda mengatakan, nantinya operasi pasar murah ini akan digelar di setiap Kecamatan di Kabupaten Tangerang, secara bertahap.

Operasi pasar murah ini direncanakan digelar minimal dua kali di setiap kecamatan, saat Ramadhan hingga menjelang lebaran Idul Fitri 2025.

"Operasi pasar Gerakan Pangan Murah ini kita gelar untuk membantu masyarakat, khususnya dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan, dengan harga yang lebih terjangkau," katanya.

Dengan adanya operasi pasar ini, lanjut Sekda Soma, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman," ungkapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.