Jakarta

Majukan Pertanian Indonesia, Wamentan Sudaryono Minta Organisasi Pertanian Pemuda Terus Dekati Dirinya

Ainun Kusumaningrum | 22 Mei 2025, 09:00 WIB
Majukan Pertanian Indonesia, Wamentan Sudaryono Minta Organisasi Pertanian Pemuda Terus Dekati Dirinya

AKURAT JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono mengajak organisasi kepemudaan di sektor pertanian untuk terus aktif dan mendekatkan diri kepadanya dalam rangka mendorong partisipasi generasi muda di dunia pertanian.

Ajakan ini disampaikan usai mengukuhkan kepengurusan baru organisasi kepemudaan pertanian di Kompleks BBPMKP, Ciawi, Bogor, Rabu (21/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rayndra Syahdan Mahmudin dari Jawa Tengah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan (DPM/DPA) periode 2025–2030..

Baca Juga: Tampang Terbaru Sang MPV Legendaris Toyota Kijang Kapsul 2025, Modern dan Stylish

Selain itu, M. Azwar Fuadi terpilih sebagai Ketua Gerakan Petani Muda Indonesia, sementara R. Soni Suroyo Junior ditunjuk sebagai Ketua Forum Nasional Organisasi Kepemudaan Bidang Pertanian.

Sudaryono menekankan pentingnya peran anak muda dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Ia menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak anak muda yang berhasil dibina melalui Program Petani Milenial dan telah menjadi petani sekaligus pengusaha muda di bidang ekspor sayuran, buah-buahan, gula aren, gula kelapa, dan produk pertanian lainnya.

“Hari ini kita lihat banyak anak muda yang berhasil menjadi petani sekaligus pengusaha. Program Petani Milenial sudah menjangkau lebih dari 300 ribu anak muda, dan sekitar 30 ribu di antaranya sudah mandiri. Mereka ini menjadi 'champion' yang akan membimbing generasi berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga: Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkoba Seberat 1,8 Ton di Perairan Kepri, Kepala BNN Komjen Martinus Hukom Turun Langsung Pimpin Pembongkaran

Sudaryono menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peluang besar bagi pemuda karena relatif lebih mudah diakses dibandingkan sektor industri berat seperti petrokimia atau metalurgi yang membutuhkan modal dan keahlian tinggi.

“Pertanian itu mudah jika ada kemauan. Kami siap dukung dengan pelatihan, mulai dari cara bertani, pengemasan, pascapanen, hingga pemasaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan memperkuat dukungan kepada organisasi pemuda pertanian. Dengan semangat ini, Wamen berharap makin banyak anak muda terjun ke sektor pertanian sebagai wirausaha yang mandiri dan berdaya saing global.

“Tadi saya sampaikan ke teman-teman pemuda, saya sebagai Wakil Menteri – sesuai arahan Pak Menteri dan Bapak Presiden Prabowo Subianto – siap dipepet untuk kebaikan anak-anak muda yang ingin berkiprah di bidang pertanian,” tegas Sudaryono.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa untuk meningkatkan minat generasi muda dalam bidang pertanian, perlu adanya pendampingan, baik dalam bentuk mentoring maupun akses permodalan.

Dia menegaskan akan terus mendukung regenerasi pertanian untuk memastikan sumber daya pemuda yang melimpah di Indonesia dapat membawa kemajuan bagi bangsa.

"Beberapa program di BPSDMP ditujukan pada para pemuda untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja, khususnya di wilayah pedesaan," kata Idha.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP, Muhammad Amin, juga menyampaikan bahwa peran pemuda dalam mewujudkan swasembada pangan sangat dibutuhkan. Pemuda dengan keahlian teknologi diyakini akan mempercepat upaya Indonesia mewujudkan swasembada pangan.

”Saya meyakini bahwa peran pemuda sangat penting dalam mewujudkan swasembada pangan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.