Jakarta

Hadiri Puncak Perayaan HUT Kecamatan Balaraja, Bupati Maesyal Kenang Saat Masih Aktif Sebagai PNS dan Camat

Sastra Yudha | 13 Juni 2025, 09:51 WIB
Hadiri Puncak Perayaan HUT Kecamatan Balaraja, Bupati Maesyal Kenang Saat Masih Aktif Sebagai PNS dan Camat

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri puncak perayaan HUT ke-144 Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (12/6/2025).

Acara puncak perayaan HUT ini digelar di Alun-Alun Kecamatan Balaraja. Berlangsung meriah dan dihadiri ribuan warga.

Beragam kegiatan digelar di sini. Ada fashion show atau peragaan busana batik khas Balaraja, pentas seni dan budaya, hingga bazar UMKM yang menyajikan produk-produk lokal.

Baca Juga: Kevin De Bruyne Resmi Gabung Napoli: Warisan Sang Maestro dari Premier League ke Serie A

Selain itu, dibuka juga bazar pelayanan public, seperti pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan administrasi kependudukan, dan layanan Samsat keliling.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam perayaan bersejarah tersebut.

Bupati Maesyal juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah kecamatan, unsur Forkopimcam, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya acara.

"Saya berharap momentum ini dapat memperkuat rasa kebersamaan, serta membawa keberkahan dan kesehatan bagi seluruh warga," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Maesyal Rasyid mengingatkan pentingnya menjaga ketentraman dan kenyamanan lingkungan demi kelancaran aktivitas masyarakat.

Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini pun mengenang saat-saat ia masih aktif sebagai PNS yang pernah menjabat sebagai Camat Balaraja.

Baca Juga: Isuzu Panther 2025 Kembali Bangkit! Wujud Baru yang Lebih Sangar, Mesin Dieselnya Siap Digeber

Maesyal menyampaikan bahwa berbagai fasilitas publik yang telah dibangun dan digunakan Bersama ini, merupakan hasil musyawarah yang dulu dia gagas.

"Saat itu kita sudah membicarakan bersama, termasuk dengan Camat dan kepolisian, agar ruang publik dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kegiatan positif masyarakat," ungkapnya.

"Sekarang bisa kita lihat sendiri, alun-alun ini menjadi pusat kegiatan warga, termasuk dalam perayaan HUT Balaraja," lanjut mantan Sekda Kabupaten Tangerang ini.

Maesyal adalah birokrat yang meniti karir dari bawah. Pria yang hobi bermain sepak bola ini, memulai karir PNS sebagai staf di Kecamatan Ciputat, tahun 1989 hingga tahun 1994.

Kemudian pada tahun 1994, Maesyal ditunjuk menjadi Pjs Kepala Desa Sawah Baru, Kecamatan Ciputat.

Setahun kemudian, ia dipindah ke Dinas Pendapatan Daerah, sebagai Kasubsi Perhitungan.

Baca Juga: Resmikan Insinerator Alat Pengolah Sampah Tanpa Asap, Bupati Maesyal Apresiasi Kades Mekar Jaya dan Kawan Muda 17 Atas Inovasi Teknologi

Hanya enam bulan tugas di Dinas Pendapatan Daerah, Maesyal kembali dipindah tugas menjadi Kasi Pemerintahan di Kecamatan Pakuhaji.

Lalu, tahun 1996 dirinya naik jabatan menjadi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pakuhaji. Tiga tahun kemudian, dia dipindah menjadi Sekcam Ciputat.

Pada tahun 2000, Maesyal ditunjuk menjadi Camat Balaraja. Setahun kemudian, yaitu pada 2001, dia kembali dipindah menjadi Kasubit PBB pada Dinas Pendapatan Daerah.

Hanya tiga bulan jadi Kasubid PBB, ia ditunjuk menjadi Camat Tigaraksa. Tahun 2003, Maesyal dipindah jadi Camat Kosambi.

Lalu pada tahun 2006, ia dipindah menjadi Camat Curug sampai dengan tahun 2008. Selanjutnya, ia banyak berkarir di pemerintahan.

Puncak karirnya sebagai birokrasi, saat dirinya dilantik Bupati Ahmed Zaki Iskandar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang pada 2 Oktober 2017.

Baca Juga: Bikin Susah Move On! Toyota Fortuner 2025 Hadirkan Pesona Baru dengan Performa Buas dengan Desain Elegan

Acara puncak perayaan HUT Balaraja berlangsung meriah dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan potong tumpeng dan pemberian doorprize. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.