Jakarta

Dekan FIB: Manasah Tidak Berafiliasi dengan UI, Logo Dipakai Tanpa Izin

Ainun Kusumaningrum | 17 September 2025, 22:38 WIB
Dekan FIB: Manasah Tidak Berafiliasi dengan UI, Logo Dipakai Tanpa Izin

AKURAT JAKARTA - Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Bondan Kanumoyoso, angkat bicara terkait kegaduhan seputar kegiatan Yayasan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manasah) yang menghadirkan Prof. Dr. Ronit Ricci dari Jerusalem University.

Publik sempat mengaitkan kegiatan tersebut dengan UI, sehingga menimbulkan sorotan negatif.

Bondan menegaskan, Manasah tidak memiliki keterikatan apapun dengan Universitas Indonesia.

“Yayasan Manasah bukan bagian dari UI. Mereka hanya menumpang menggunakan ruang Laboratorium Filologi. Kepengurusan mereka murni perorangan, tidak ada struktur atau program resmi UI di sana,” ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/09/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Lima Pejabat Baru Resmi Dilantik

Bondan mengaku terkejut karena logo Universitas Indonesia dan Perpustakaan Nasional dicantumkan dalam publikasi acara tanpa izin dan tanpa koordinasi.

“Penggunaan logo UI sama sekali tidak sah dan menyesatkan publik. Ini merugikan nama baik universitas dan kami sangat keberatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, citra UI justru dirugikan oleh langkah sepihak ini.

Baca Juga: Jakpro Ungkap LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai Sudah Capai 69,88 Persen Per September 2025

“Kami menolak keras segala upaya yang menyeret-nyeret nama Universitas Indonesia tanpa dasar. UI tidak ada kaitannya dengan Manasah, apalagi dengan isu politik internasional yang berkembang,” kata Bondan.

Bondan menegaskan kembali, UI menghormati kebebasan akademik, tetapi tidak akan membiarkan nama dan simbol universitas digunakan secara sewenang-wenang.

“Kami harap masyarakat memahami bahwa ini murni inisiatif pihak luar, bukan kegiatan resmi Universitas Indonesia,” pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.