Pagi Ini, Udara Jakarta Tidak Sehat Bagi Kelompok Sensitif

AKURAT JAKARTA – Kualitas udara di DKI Jakarta kembali menjadi sorotan. Menurut situs pemantau kualitas udara IQAir, pada Selasa pagi (30/9/2025).
Pukul 06.25 WIB, Ibu Kota menduduki peringkat kesebelas kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta tercatat pada angka 113, dengan tingkat Particulate Matter (PM 2.5) yang tinggi. Angka ini menempatkan kualitas udara Jakarta dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Kombes Budi Hermanto, Resmi Jabat Kabid Humas Polda Metro Jaya
Dibandingkan dengan kota global, Lahore, Pakistan, berada di peringkat pertama dengan AQI 198, diikuti oleh Dhaka, Bangladesh (AQI 165), dan Delhi, India (AQI 152).
Menanggapi masalah polusi yang terus berulang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana meniru langkah kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dalam penanganan kualitas udara.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa Jakarta akan menambah jumlah stasiun pemantau untuk intervensi yang lebih cepat dan akurat.
"Belajar dari kota lain, Bangkok memiliki 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Paris memiliki 400 SPKU. Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 unit. Ke depan, kita akan menambah jumlahnya," kata Asep Kuswanto pada 18 Maret 2025.
DLH DKI menargetkan penambahan hingga 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah (low-cost sensors). Menurut Asep, keterbukaan dan akurasi data merupakan kunci penting dalam memperbaiki kualitas udara secara sistematis dan berkelanjutan.
Intervensi yang dibutuhkan dinilai bukan hanya bersifat sesaat, tetapi harus luar biasa dan berkelanjutan dalam menangani pencemaran udara. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


