RSUD Kabupaten Tangerang Sukses Operasi Jantung Terbuka Perdana, Bang Zaki: Mimpi yang Jadi Kenyataan

AKURAT JAKARTA -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang menjadi yang pertama di Banten, yang berhasil menggelar operasi bedah jantung terbuka, pada Rabu (13/12) siang.
Kesuksesan operasi bedah jantung terbuka ini tentu saja menjadi capaian yang amat menggembirakan dan sekaligus memberikan harapan baru kepada pasien yang membutuhkan perawatan jantung di Tangerang.
Seperti diketahui, layanan operasi bedah jantung terbuka ini merupakan terobosan yang diinisiasi oleh Ahmed Zaki Iskandar ketika menjabat Bupati Tangerang.
Pria yang akrab disapa Bang Zaki itu menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, yaitu mulai 2013 hingga 2023.
Karena itu, tak berlebihan jika Bang Zaki harapan untuk membawa Tangerang menjadi salah satu medical tourism dalam negeri.
Fasilitas pelayanan kesehatan yang dibangun Bang Zaki, dilakukan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Tangerang sebagai salah satu destinasi Medical Tourism.
Dengan semakin meningkatnya berbagai fasilitas dan kemudahan kesehatan di Kabupaten Tangerang, maka akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang.
“Semakin lengkapnya pelayanan dan kenyamanan serta kemudahan akses, mulai dari akses transportasi, sampai dengan kelengkapan fasilitas kesehatan tersebut, menjadikan Tangerang sebagai salah satu destinasi medical tourism,” kata Zaki.
Bang Zaki mengungkapkan, keberhasilan operasi jantung terbuka perdana ini menjadi prestasi yang membanggakan. Pasalnya RSUD Kabupaten Tangerang menjadi yang pertama yang memiliki layanan bedah jantung terbuka di Provinsi Banten.
"Ini capaian yang luar biasa, memang harapan kita itu untuk bisa mencegah peningkatan angka kematian yang disebabkan penyakit jantung. Ini mimpi yang jadi kenyataan," ungkap dia. Dan sampai saat ini ada Sembilan pasien yang antri untuk ditangani.
Dalam data World Health Organization (WHO) 2021, kematian akibat penyakit jantung berjumlah 17,8 juta jiwa, menjadikannya penyakit berbahaya nomor satu di dunia.
Di Indonesia sendiri, data Kemenkes (2023) mencatat angka kematian akibat penyakit jantung mencapai 650.000 penduduk per tahun.
Oleh karenanya, layanan operasi jantung terbuka ini menjadi cerminan upaya nyata meningkatkan penanganan penyakit jantung di wilayah tersebut. Ini jadi langkah bagus untuk dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang baik di Kabupaten Tangerang.
"Dengan layanan ini, masyarakat jadi nggak perlu keluar Tangerang lagi untuk operasi jantung, cukup disini. Sekarang layanan kesehatan semua ada di Tangerang," ungkap Bang Zaki yang juga Caleg Golkar untuk DPR RI Dapil DKI Jakarta III.
Selama menjabat bupati, Bang Zaki memang sangat fokus terhadap pembangunan kesehatan di Tangerang. Buktinya ada 3 RSUD lain yang dibangun selama masa kepemimpinannya, yakni RSUD Balaraja, RSUD Pakuhaji dan RSUD Tigaraksa.
Padahal pemerintah daerah setiap kabupaten/kota diwajibkan untuk menyediakan rumah sakit sesuai kebutuhan masyarakat paling sedikit 1 (satu).
Ia berharap ini bisa menjadi motivasi kabupaten lain untuk memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.
"Tangerang memiliki manajemen yang baik untuk kesehatan, setiap RSUD memiliki spesialisasinya sesuai kebutuhan masyarakat, seperti RSUD Tangerang untuk jantung, Pakuhaji penanganan virus, Balaraja untuk ortopedi dan Tigaraksa pusat darah. Semoga semua daerah bisa mencontohnya," terang Bang Zaki.
Baca Juga: Peringati Hari Korupsi Sedunia, KPK Berikan Penghargaan Kantor Imigrasi Jaksel
Sebelumnya, Ketua Tim Pengampuan Jejaring Rujukan Kardiovaskular, Hananto Andriantoro menuturkan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan kabupaten ketiga yang telah melaksanakan bedah jantung. Secara nasional, Provinsi Banten merupakan yang ke-21.
Adapun operasi jantung terbuka ini merupakan operasi yang menggunakan alat heart lung machine. Operasi ini melakukan pembedahan yang dilakukan dengan membuka ruang jantung.
"Diharapkan dengan peningkatan pelayanan ini dapat membantu mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung di seluruh Indonesia," katanya. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



