Bacagub Jakarta Zaki Iskandar Dorong Pengembangan Transportasi Publik yang Meluas ke Daerah Penyangga

AKURAT JAKARTA -- Bacagub DKI Jakarta yang juga Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar menyoroti masalah kemacetan.
Untuk mengatasi kemacetan, menurut dia, penting adanya pengembangan transportasi publik yang meluas hingga ke daerah penyangga.
Dia menegaskan, pentingnya pengembangan transportasi publik yang meluas hingga ke daerah penyangga Jakarta sebagai solusi yang lebih efektif atasi kemacetan.
Baca Juga: Zaki Iskandar Ingatkan Pesan Ketaatan dan Pengorbanan yang Mendalam di Moment Idul Adha
"Karena problametika macet di Jakarta itu bukan sekedar mobil yang banyak, tapi juga public transport," kata Zaki Iskandar belum lama ini.
Dia menambahkan bahwa volume penduduk yang berkomuter ke Jakarta setiap hari sangat tinggi.
"Jadi, jika hanya (misalkan) membatasi mobil, dampaknya hanya akan sedikit," tambahnya.
Baca Juga: Garuda Belia Menang di Laga Perdana AFF U-16 2024. Manajer Timnas U-16 Zaki Iskandar: Alhamdulillah
Zaki menyoroti pentingnya pengembangan transportasi publik yang meluas hingga ke daerah penyangga Jakarta sebagai solusi yang lebih efektif.
"Daerah aglomerasi ini membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan Jakarta untuk pembangunan rel dan jalur transportasi publik seperti busway," tutupnya.
Sebelumnya Zaki memberi tanggapannya terkait wacana pembatasan usia kendaraan di Jakarta yang kembali mencuat.
Hal ini merujuk pada Pasal 24 Ayat 2 Undang-undang Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang mengatur tentang pembatasan usia dan jumlah kepemilikan kendaraan bermotor perseorangan.
Meskipun wacana tersebut belum ditetapkan, Zaki menekankan perlunya kajian yang lebih mendalam.
"Kendaraan dengan usia 10 tahun masih sangat baik dengan kemajuan teknologi otomotif saat ini," katanya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, pembatasan usia kendaraan bukanlah solusi efektif untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








