Panen Jagung Ungu di Kecamatan Sukamulya, Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan

AKURAT JAKARTA - Bakal calon bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri panen raya jagung ungu di kampung Grobogan, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (15/09/2024).
Kedatangan Maesyal yang didampingi anggota fraksi PAN DPRD Kabupaten Tangerang, Achmad Baiquni, disambut dengan suasana hangat dan penuh keakraban oleh masyarakat setempat, khususnya para petani.
”Hari ini kita sudah panen jagung, dan kita lihat sendiri begitu bermanfaat untuk masyarakat secara ekonomi, sekaligus membantu kebutuhan sehari–hari,” tuturnya.
Maesyal mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami komoditas pangan yang memiliki jangka waktu panen rendah dan merupakan kebutuhan masyarakat, seperti jagung ungu tersebut.
“Saya mengajak kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman yang bermanfaat, seperti jagung ini. Jika hal ini dilakukan secara massif, maka sudah dipastikan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menangani inflasi," katanya.
Dikatakan bakal Cabup Tangerang yang berpasangan dengan Intan Nurul Hikmah ini, bahwa Jagung Ungu ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga memiliki nilai gizi yang tinggi.
"Dengan keberhasilan panen ini, telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan serta inovasi dalam pertanian yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sukamulya,” kata Maesyal.
Maesyal mengatakan, jagung ungu merupakan komoditas yang sangat bagus untuk dibudidayakan. Harga jagung ungu per kilonya Rp 15 ribu. Masa tanamnya juga lebih singkat, dalam waktu dua bulan sudah bisa dipanen.
”Manfaat jagug ungu ini juga banyak. Bisa untuk mencegah diabetes, untuk menurunkan gula darah, dan vitaminnya itu vitamin E. Manfaat lainnya juga banyak, salah satunya dengan panen jagung ini, petani akan mendapatkan kepastian pemasukan," ucapnya.
Maesyal berjanji, ke depannya ia berharap Pemda bisa memfasilitasi dari sisi bibit dan pupuknya.
"Supaya apa? Supaya masyarakat yang ada di sini, yang tidak punya kepastian pekerjaan, bisa juga menanam jagung ungu ini. Dengan demikian, pastinya akan mengurangi tingkat pengangguran,” tutupnya.
Dalam kegiatan panen jagung ungu ini, sebanyak 250 tongkol jagung berhasil dipanen.
Diketahui, Varietas Jagung Ungu ini dikenal dengan sebutan jagung ketan pulut ungu.
Dikenal memiliki cita rasa manis yang khas, perpaduan antara ketan hitam dengan gula, teksturnya pulen dan kenyal seperti ketan.
Menariknya, jagung ini berwarna ungu yang identik dengan warna icons Kabupaten Tangerang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

