Jakarta

Panen Jagung Ungu di Kecamatan Sukamulya, Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan

Sastra Yudha | 15 September 2024, 21:07 WIB
Panen Jagung Ungu di Kecamatan Sukamulya, Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan

AKURAT JAKARTA - Bakal calon bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri panen raya jagung ungu di kampung Grobogan, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (15/09/2024).

Kedatangan Maesyal yang didampingi anggota fraksi PAN DPRD Kabupaten Tangerang, Achmad Baiquni, disambut dengan suasana hangat dan penuh keakraban oleh masyarakat setempat, khususnya para petani.

”Hari ini kita sudah panen jagung, dan kita lihat sendiri begitu bermanfaat untuk masyarakat secara ekonomi, sekaligus membantu kebutuhan sehari–hari,” tuturnya.

Baca Juga: INGAT! Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024 di Kemendikbud Ristek dan Kemenag Diumumkan Besok dan Lusa, Ini Link dan Cara Ngeceknya

Maesyal mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami komoditas pangan yang memiliki jangka waktu panen rendah dan merupakan kebutuhan masyarakat, seperti jagung ungu tersebut.

“Saya mengajak kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman yang bermanfaat, seperti jagung ini. Jika hal ini dilakukan secara massif, maka sudah dipastikan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menangani inflasi," katanya.

Dikatakan bakal Cabup Tangerang yang berpasangan dengan Intan Nurul Hikmah ini, bahwa Jagung Ungu ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga memiliki nilai gizi yang tinggi.

"Dengan keberhasilan panen ini, telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan serta inovasi dalam pertanian yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sukamulya,” kata Maesyal.

Maesyal mengatakan, jagung ungu merupakan komoditas yang sangat bagus untuk dibudidayakan. Harga jagung ungu per kilonya Rp 15 ribu. Masa tanamnya juga lebih singkat, dalam waktu dua bulan sudah bisa dipanen.

”Manfaat jagug ungu ini juga banyak. Bisa untuk mencegah diabetes, untuk menurunkan gula darah, dan vitaminnya itu vitamin E. Manfaat lainnya juga banyak, salah satunya dengan panen jagung ini, petani akan mendapatkan kepastian pemasukan," ucapnya.

Baca Juga: Kesempatan Langka! Khabib Nurmagomedov Bakal Gelar Meet & Greet dengan Penggemarnya di Jakarta Awal Bulan Depan, Segini Harga Tiketnya

Maesyal berjanji, ke depannya ia berharap Pemda bisa memfasilitasi dari sisi bibit dan pupuknya.

"Supaya apa? Supaya masyarakat yang ada di sini, yang tidak punya kepastian pekerjaan, bisa juga menanam jagung ungu ini. Dengan demikian, pastinya akan mengurangi tingkat pengangguran,” tutupnya.

Dalam kegiatan panen jagung ungu ini, sebanyak 250 tongkol jagung berhasil dipanen.

Diketahui, Varietas Jagung Ungu ini dikenal dengan sebutan jagung ketan pulut ungu.

Dikenal memiliki cita rasa manis yang khas, perpaduan antara ketan hitam dengan gula, teksturnya pulen dan kenyal seperti ketan.

Menariknya, jagung ini berwarna ungu yang identik dengan warna icons Kabupaten Tangerang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.