Jakarta

Fokus Tuntaskan Persoalan Lingkungan Hidup, Intan Nurul Hikmah Janji Kelola Sampah TPA Jatiwaringin dengan Teknologi

Yasmina Nuha | 22 Oktober 2024, 15:54 WIB
Fokus Tuntaskan Persoalan Lingkungan Hidup, Intan Nurul Hikmah Janji Kelola Sampah TPA Jatiwaringin dengan Teknologi

AKURAT JAKARTA - Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa jika terpilih nanti dirinya akan fokus menuntaskan permasalahan lingkungan hidup, khususnya dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang.

"Saya itu lebih konsentrasi di lingkungan hidup. Karena persoalan sampah ini, menurut saya sudah menjadi urgensi untuk Kabupaten Tangerang," kata Intan Nurul Hikmah kepada wartawan, Selasa (22/10/2024).

Intan menilai, ketika melihat Tempat Pembungan Akhir (TPA) Jatiwaringin saat ini tersisa 5 hektare untuk pembuangan sampah. Maka, akan menjadi masalah apabila sampah tidak dikelola dengan baik dan benar.

Baca Juga: Apresiasi Jasa Peran Para Santri, Maesyal Rasyid Janji Akan Lanjutkan Program Sanitren dan Pemberian Beasiswa

Untuk itu, ia mengatakan mau tidak mau terkait sampah di TPA ini harus dikelola dengan menggunakan teknologi untuk mengosongkan sampah.

"Ke depan, ketika kita memungkinkan memiliki kebijakan, semua developer besar semisal Sinarmas, Sumarecon, Paramount, dan Alam Sutra, harus memiliki pengelolaan sampah sendiri, supaya mereka tidak menyumbang sampah," katanya.

Lebih lanjut, Intan mengatakan terkait dengan wilayah Kecamatan, pihak akan mengklasterkan mana wilayah penyumbang sampah terbanyak.

Baca Juga: Begini Tanggapan Maesyal Rasyid Terkait Fasos-Fasum di Kabupaten Tangerang

Kemudian, lanjut Intan, pihaknya akan menghidupkan kembali colding company Kabupaten Tangerang yaitu MKR. Dengan itu, sampah-sampah yang seharunya dibuang dapat diolah menjadi pendapatan daerah dan dapat menjalankan roda perekonomian juga.

"Kenapa lewat mereka? Karena sampah plastik yang hight velue bisa diolah sebetulnya. Harus dikerjasamakan, supaya produk hasil pengelolaan itu bisa dijual menjadi pemasukan untuk daerah. Sehingga roda ekonomi di Kabupaten Tangerang berjalan," terangnya.

Menurut Intan, banyak sampah-sampah plastik yang dapat dijadikan produk yang bermanfaat untuk masyarakat, seperti menjadi paving block, selasar, pot bunga, tempat sampah, dan produk-produk lainnya yang menggunakan bahan sampah plastik.

Baca Juga: Saat Debat Intan Nurul Hikmah Disebut Keliru Soal Data BPS, Pengamat: Justru Sebaliknya Irvansyah yang Keliru Membaca Data

"Mungkin, apabila kebijakkan ini berjalan, ke depan, bisa digunakan juga untuk developer, harus menggunakan sekian persen bahan recycle untuk pembangunan, " jelas Intan.

Intan menjelaskan bahwa dirinya bersama Maesyal Rasyid sudah merumuskan pembagian tugas dalam membangun Kabupaten Tangerang semakin gemilang, apabila mereka terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Tangerang 2025-2030.

"Saya mungkin akan konsen di lingkungan hidup, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Sementara, pak Maesyal Rasyid nanti mungkin di bagian pemerintahan," katanya.

Pembagian kinerja ini merupakan sebuah kerja sama antara Maesyal-Intan. Walaupun, tetap diakhirnya menjadi keputusan bersama antara Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

"Walaupun nanti di end-nya, mengerucut keputusan bersama. Karena kita ini satu, yaitu MADANI untuk Kabupaten Tangerang semakin gemilang," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y