Fakta-Fakta Batas Usia Pensiun ASN Diperpanjang, Usia Lebih Panjang Perlu Diimbangi Kesempatan Berkontribusi Lebih Lama

AKURAT JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah mengatakan, fakta batas usia pensiun diperpanjang masih dalam tahap usulan.
Zudan meminta, dukungan terhadap aspirasi kenaikan Batas Usia Pensiun (BUP) ASN tersebut/
"Usulan tersebut sudah disampaikan kepada Presiden, Ketua DPR, dan Menteri PANRB. Informasi ini," katanya dilansir dari laman bkn.go.id, Jumat (22/5/2025).
Baca Juga: Pemutusan Akses PeduliLindungi.id karena Menampilkan Konten Mengarah ke Situs Perjudian Online
Zudan mengatakan, KORPRI mengusulkan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Utama pensiun di usia 65 tahun dan JPT Madya 63 tahun.
Untuk JPT Pratama diusulkan pensiun 62 tahun dan Eselon III dan IV di usia 60 tahun.
Sedangkan jabatan fungsional utama diusulkan mencapai usia pensiun 70 tahun. Menurut Zudan, hal ini selaras dengan meningkatnya harapan hidup masyarakat Indonesia.
"Pengusulan ini dorong keahlian dan karier ASN,” ujar Zudan.
Dia menilai, usia lebih panjang perlu diimbangi kesempatan berkontribusi lebih lama.
Menurut Zudan, ASN tetap produktif di usia lanjut dengan kemampuan profesional yang terjaga. Sehingga, baik ASN struktural maupun fungsional dinilai layak mendapatkan tambahan usia pensiun.
Aturan Batas Usia Pensiun ASN
Batas usia pensiun ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. UU ini mengatur ketentuan pensiun berdasarkan jenis jabatan ASN.
Pejabat Administrasi dan Fungsional Ahli Pertama serta Ahli Muda pensiun pada usia 58 tahun. Kemudian, Pejabat Pimpinan Tinggi dan Fungsional Madya pensiun di usia 60 tahun.
Sementara Pejabat Fungsional Ahli Utama memiliki batas usia pensiun hingga 65 tahun. Sedangkan pejabat eselon III dan IV atau administrator dan pengawas pensiun di usia 60 tahun. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


