Jakarta

Launching Gerakan Tanam Jagung Hibrida, Pemkab Tangerang Bersama Polresta Serahkan Bantuan Traktor Kepada Kelompok Tani Desa Buniayu Sukamulya

Sastra Yudha | 25 Mei 2025, 12:56 WIB
Launching Gerakan Tanam Jagung Hibrida, Pemkab Tangerang Bersama Polresta Serahkan Bantuan Traktor Kepada Kelompok Tani Desa Buniayu Sukamulya

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melaunching Gerakan Tanam Jagung Hibrida di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, pada Sabtu (24/5/2025)

Gerakan ini merupakan upaya langkah konkret untuk mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif menjadi ladang pangan yang strategis.

Dalam mensukseskan Gerakan Tanam Jagung Hibrida ini, Pemkab Tangerang bekersama dengan Polres Kota Tangerang (Polresta).

Baca Juga: Keren! Pemkab Tangerang Raih 3 Penghargaan di Ajang Karya Kreatif Banten dan Digiwara Award 2025, Diterima Langsung oleh Wabup Intan Nurul Hikmah

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tangerang sekaligus menyerahkan bantuan traktor roda empat kepada kelompok tani di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya.

Acara launching tersebut dihadiri oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Kapolresta Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Dandim, serta para kepala OPD terkait.

Gerakan Tanam Jagung Hibrida ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah di Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif menjadi ladang pangan yang strategis.

Ia menyebut, lahan seluas 5 hektar di Desa Buniayu telah disiapkan untuk ditanami jagung hibrida, yang bisa menghasilkan hingga 165 juta rupiah dalam satu kali panen selama 2,5 hingga 3 bulan.

“Gerakan ini bukan hanya soal menanam jagung, tetapi juga menanam harapan dan roda ekonomi desa. Jika panen berjalan baik, pendapatan petani bisa meningkat, pengangguran turun, dan kesejahteraan masyarakat pun naik,” ujar Bupati.

Baca Juga: Viral! 2 Staf Kedubes Israel Tewas Ditembak Dekat Gedung Putih Amerika, Pembunuh Tulis Manifesto Diawali dengan Bahasa Indonesia, Ini Isi Lengkapnya

Menurut dia, gerakan ini menjadi wujud sinergi lintas sektor antara Pemkab, Polri, TNI, serta masyarakat dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional.

Sinergitas dan kolaborasi ini hendaknya juga menjadi contoh bagi desa lainnya untuk memaksimalkan potensi lokalnya agar lebih produktif dan bermanfaat.

"Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan potensi lokal demi kemandirian pangan dan ekonomi rakyat," jelasnya.

Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, menambahkan bahwa pihaknya siap menjadi motor penggerak dalam memfasilitasi pemanfaatan lahan tidur, termasuk yang dimiliki perusahaan, untuk kegiatan pertanian.

Dia juga menjelaskan bahwa jagung hibrida memiliki nilai ekonomi tinggi karena telah tersedia pasar berupa pabrik pakan ternak di wilayah Tangerang.

Baca Juga: Catat! Semasa Piknik 2025 Kembali Hadir di Taman Lapangan Banteng Akhir Bulan Depan, Nikmati Hiburan dan Pasar Kreatif Secara Gratis, Cek Tanggalnya

“Kami sudah berkomunikasi dengan Pokphand, mereka siap menyerap jagung hibrida dalam jumlah besar. Ini peluang nyata bagi petani di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.