Jakarta

Tak Biasa! Bupati Tangerang Serahkan 100.000 Ekor Benih Lele dan Sarana Budidaya Perikanan Kepada 10 Polsek, Dukung Program Ketahanan Pangan

Sastra Yudha | 3 Juni 2025, 16:39 WIB
Tak Biasa! Bupati Tangerang Serahkan 100.000 Ekor Benih Lele dan Sarana Budidaya Perikanan Kepada 10 Polsek, Dukung Program Ketahanan Pangan

AKURAT JAKARTA - Apa yang dilakukan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dengan kepolisian ini di luar kebiasaan ada umumnya.

Bila umumnya Pemda bekerjasama dengan kepolisian dalam hal keamanan, Bupati Tangerang justru menyerahkan bantuan sarana budidaya perikanan.

Sebanyak 100.000 ekor benih lele, 100 unit kolam, 50 set aerator, dan 11 ton pakan lele, diserahkan kepada 29 Polsek yang ada di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Kemenkes Imbau Warga Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 di Indonesia, Dinkes DKI Pastikan Jakarta Tak Ada Peningkatan Kasus

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, pada Senin (2/6/2025).

Melalui Polsek, kegiatan budidaya ikan lele ini untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolresta Tangerang dan seluruh jajaran Polri atas partisipasi aktif dalam program ini.

“Keterlibatan Polri dalam program ini menjadi bukti nyata bahwa peran Bhayangkara Negara tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga turut aktif mengawal pembangunan dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati Maesyal.

Bantuan sarana budidaya perikanan ini diberikan kepada 10 Polsek yang menaungi 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Polsek-polsek tersebut adalah Polsek Sukamulya, Tigaraksa, Rajeg, Cikupa, Mekarbaru, Panongan, Kresek, Cisoka, Sukadiri, dan Sindangjaya.

"Nanti 10 polsek yang akan memfasilitasikan bersama dengan kelompok tani yang ada di wilayah masing-masing," tegasnya.

Baca Juga: Ayo ke JKF 2025, Destinasi Wisata Jakarta yang Penuh Kreativitas

"Nanti kolam ikan itu, bioflog itu dipelihara, dijalanin oleh kelompok tani. Kami hanya membantu memfasilitasi," sambungnya.

Dierkirakan, benih lele tersebut dapat dipanen setelah 3 bulan pemeliharaan. "Hasil panen semuanya untuk para kelompok tani," ungkapnya.

Menurutnya, bantuan ini merupakan upaya strategis dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat dengan harga terjangkau dan kualitas baik, serta mendukung kemandirian pangan daerah.

“Kami berharap bantuan ini mampu mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan di daerah,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jainudin, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan melalui Polsek bertujuan agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik di tingkat lapangan.

“Ini adalah wujud nyata sinergi antara Pemerintah Daerah dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ungkap Jainudin.

Baca Juga: Dilema Besar Man United: Pertahankan Bruno Fernandes atau Ikuti Jejak Sukses Liverpool?

Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak dalam membangun kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Mari kita jaga dan kembangkan program ini secara berkelanjutan agar memberikan dampak yang maksimal bagi kesejahteraan kita semua," katanya.

"Kami juga berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi program-program pembangunan lainnya di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.