Jakarta

Pemkab Tangerang Kolaborasi dengan Kejaksaan Agung Gelar Program Nasional Jaksa Garda Desa, Tanam Bawang Merah di Lahan 1,5 Hektar

Sastra Yudha | 26 Juni 2025, 08:15 WIB
Pemkab Tangerang Kolaborasi dengan Kejaksaan Agung Gelar Program Nasional Jaksa Garda Desa, Tanam Bawang Merah di Lahan 1,5 Hektar

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung RI menggelar Program Nasional Jaksa Garda Desa.

Peresmian program nasional ini digelar di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (25/6/2025).

Program ini mengusung semangat memanfaatkan lahan desa secara produktif, melalui metode pola tanam hortikultura berbasis teknologi dan peralatan modern.

Baca Juga: All New Toyota Kijang Innova Reborn 2025 Rilis! Harganya di Luar Dugaan, Jauh Lebih Terjangkau dari Prediksi

Program ini merupakan wujud kolaborasi antara Kejaksaan Agung RI, Kementerian Desa dan PDT, Pemkab Tangerang, dan berbagai mitra strategis lainnya.

Program Jaksa Garda Desa bertujuan untuk mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai lokus pelaksanaan program nasional ini.

Menurutnya, program Jaksa Garda Desa adalah bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Program Jaksa Garda Desa ini adalah sinergi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa," katanya.

Selain meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, program ini juga mendorong berkembangnya inovasi dan teknologi lainnya yang mendukung pola pertanian terpadu.

"Dengan program ini, kami tidak hanya menanam bibit, tetapi juga menanam harapan dan menuai kemandirian bangsa,” ujar Bupati Maesyal.

Baca Juga: Tak Hanya Pegawai Pemprov DKI, Wagub Rano Karno Minta ASN di Kementerian Ikut Kebijakan Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Hari Rabu

Sebagai proyek percontohan Program Jaksa Garda Desa, diserahkan lahan seluas 15.000 meter persegi di Desa Sarakan, agar dimanfaatkan untuk pertanian hortikultura.

Lahan di Desa Sarakan ini, selanjutnya akan dikelola oleh masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Program ini ditandai dengan penanaman perdana bibit bawang merah di lahan seluas 1,5 hektare, serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Tangerang dengan mitra pelaksana.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi lintas Lembaga dan dukungan dari PT Paskomnas Indonesia, PT Pupuk Indonesia (Persero), serta Telkom University.

PT Pupuk Indonesia turut memberikan kontribusi berupa sarana produksi dan pendampingan teknis pertanian.

Sedangkan Telkom University membantu dalam penyediaan teknologi digital dan komunikasi.

Baca Juga: Toyota Kijang Kapsul 2025: Warisan Legendaris dalam Balutan Gaya Baru yang Lebih Segar dan Berkelas

Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Reda Mantovani, menegaskan bahwa keberadaan Jaksa Garda Desa untuk mendampingi dan mengawal pembangunan desa agar lebih tepat sasaran dan tepat waktu.

“Program ini juga menjawab keluhan masyarakat Banten, di mana produksi lokal belum maksimal mengisi pasar induk. Kita ingin ke depan kontribusi desa meningkat hingga 20 persen,” katanya.

Sementara Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa teknologi digital dan pendampingan hukum dari Kejaksaan adalah kombinasi penting dalam menciptakan desa-desa yang mandiri, produktif, dan tidak tertinggal secara ekonomi maupun informasi.

“Melalui Jaksa Garda Desa, kami ingin desa tidak hanya jadi penonton, tapi pelaku utama pembangunan ekonomi nasional dari tingkat bawah,” tegasnya.

Program ini juga menjadi bagian dari penjabaran visi nasional Asta Cita Presiden Prabowo, dalam memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan desa sebagai basis kemandirian ekonomi.

Baca Juga: Politisi Golkar Ketua Pansus KTR DPRD DKI Dukung Mendagri Desak Pemda Percepat Penyusunan Regulasi Kawasan Tanpa Rokok, Termasuk Pemprov Jakarta

"Dengan kegiatan ini, Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan berbasis desa, sebagai fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berdaulat pangan," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.