Jakarta

Peringati HANI 2025, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Perang Lawan Narkoba Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Sastra Yudha | 27 Juni 2025, 08:38 WIB
Peringati HANI 2025, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Perang Lawan Narkoba Dimulai dari Lingkungan Terdekat

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat perang melawan Narkoba dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal di acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, pada Kamis (26/6/2025).

Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam memberantas peredaran gelap Narkoba.

Baca Juga: Farmhouse Lembang: Wisata Bernuansa Eropa yang Cocok untuk Liburan Sekolah

Ia menilai bahwa memutus rantai peredaran narkoba merupakan langkah strategis demi menyelamatkan masa depan bangsa.

Penyalahgunaan narkotika, kata Maesyal, tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap ketahanan keluarga.

“Perang terhadap narkoba adalah bagian penting dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Visi pembangunan Kabupaten Tangerang adalah: 'Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing'.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini juga menandaskan bahwa masyarakat yang sejahtera tidak bisa dibangun di atas pondasi yang rapuh akibat narkoba.

Demikian pula daya saing, lanjutnya, tidak akan tumbuh dari generasi yang terjerat ketergantungan dan keputusasaan.

Baca Juga: Jumat Ini Jakarta Fair Kemayoran Buka Lebih Awal

“Hanya dengan generasi yang sehat, kuat, dan bebas narkoba, kita dapat melangkah pasti menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” imbuhnya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan rehabilitasi terhadap pengguna Narkoba.

Pencegahan, menurutnya, adalah benteng utama dalam melindungi generasi muda dari jerat narkoba.

Sedangkan rehabilitasi menjadi jembatan pemulihan agar mereka yang telah terpapar dapat kembali menjadi individu produktif di tengah masyarakat.

“Peringatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika," tegasnya.

Langkah ini tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga dengan pendekatan pencegahan yang masif dan rehabilitasi menyeluruh.

Bupati Maesyal pun turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Baca Juga: Kaya Isoflavon, Susu Kedelai Punya Manfaat Dahsyat untuk Kesehatan Pria dan Wanita

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bersatu padu membangun kesadaran dan kekuatan bersama melawan narkoba,” serunya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang atas dedikasi dan kerja keras dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pemkab Tangerang, lanjutnya, akan terus mendukung langkah-langkah strategis dan program edukatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Termasuk di dalamnya penyediaan layanan rehabilitasi yang inklusif serta pemberdayaan komunitas dan pemuda sebagai agen perubahan.

Kepala BNK Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi, menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus pada upaya pencegahan dengan berbagai pendekatan, baik di lingkungan kerja, pendidikan, perusahaan, maupun masyarakat umum.

Baca Juga: Segera Berlangsung! Link Live Streaming RB Salzburg vs Real Madrid di Piala Dunia Antarklub, 27 Juni 2025

Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, BNN Tangsel, dan di bawah bimbingan BNN Provinsi Banten. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.